JEMBER, terbitan.com – Dinamika semakin menghangat jelang Konferensi Cabang (Konfercab) Ke-XLVI Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Jember.

Usai melalui proses panjang pendaftaran dan verifikasi, Badan Pekerja Konfercab (BPK) akhirnya menetapkan tiga nama Calon Ketua Umum PC PMII Jember dan satu Calon Ketua Kopri PC PMII Jember.

Tiga nama Calon Ketua Umum tersebut adalah Taufiqur Rahman dari Komisariat Universitas Jember (UNEJ), Aldi Yoga dari Komisariat ITS Mandala, dan Abd. Hadi Yusuf dari Komisariat Universitas Islam Jember (UIJ).

Sementara satu nama yang ditetapkan menjadi Calon Ketua Kopri PC PMII Jember adalah Fatmawati, dari Komisariat UNEJ.

Nama-nama tersebut ditetapkan berdasarkan hasil penetapan yang dilakukan pada 31 Oktober 2025 di Sekretariat PC PMII Jember.

Sebelumnya, pendaftaran calon Ketua Umum dan Ketua Kopri dibuka pada 20 hingga 27 Oktober 2025.

Nah, dalam rentang waktu itu, sejumlah kader terbaik dari berbagai komisariat di bawah naungan PC PMII Jember telah menunjukkan kesiapannya untuk maju dalam kontestasi kepemimpinan ini.

Proses pendaftaran berjalan lancar. Begitu juga proses verifikasi berkas dan klarifikasi administrasi yang dilakukan secara ketat oleh panitia.

Ketua BPK Anas Sahroni mengatakan, proses penetapan calon dilakukan dengan penuh kehati-hatian dan berdasarkan ketentuan organisasi.

 

“Kami memastikan seluruh proses berjalan secara demokratis, terbuka, dan sesuai mekanisme yang telah ditetapkan dalam aturan PMII,” katanya.

Anas pun memastikan, bahwa seluruh calon yang ditetapkan tersebut telah memenuhi syarat administrasi maupun kaderisasi. Sehingga penetapannya berjalan sesuai ketentuan dalam organisasi.

Sementara itu, Fikron Mustofa, Ketua Umum PC PMII Jember periode berjalan, menyambut baik dinamika yang muncul menjelang Konfercab ke-XLVI ini.

Ia menilai, munculnya tiga calon dari latar komisariat yang berbeda menunjukkan sehatnya sistem kaderisasi di tubuh PMII Jember.

“Inilah bukti bahwa kaderisasi di PMII Jember berjalan dengan baik. Regenerasi kepemimpinan bukan sekadar formalitas, tapi bagian dari upaya menjaga kesinambungan ide dan perjuangan,” ujarnya.

Fikron menekankan, bahwa Konfercab bukan sekadar ajang pergantian kepemimpinan, namun juga momentum refleksi bagi seluruh kader PMII Cabang Jember.

“Ini momentum untuk memperkuat arah gerakan PMII di tengah tantangan sosial, politik, dan intelektual yang semakin kompleks,” imbuhnya.

Setelah penetapan dan pengambilan nomor urut calon pada 31 Oktober 2025, rangkaian Konfercab ke-XLVI akan dilanjutkan dengan berbagai forum resmi.

Mulai dari sidang pleno, pembahasan laporan pertanggungjawaban, hingga pemilihan Ketua Umum dan Ketua Kopri baru.