MADIUN, terbitan.com – Petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kabupaten Madiun berhasil mengevakuasi puluhan bayi ular kobra yang ditemukan di lingkungan permukiman warga Perumahan Green Indah, Kelurahan Nglames, Kabupaten Madiun, Jumat (23/1/2026).
Evakuasi tersebut memerlukan waktu cukup panjang lantaran lokasi sarang ular berada di bawah gorong-gorong saluran pembuangan air di dalam kawasan perumahan. Kondisi area yang lembap dan tertutup beton menjadi tempat persembunyian bayi-bayi ular yang diketahui baru saja menetas.
Petugas Damkar Kabupaten Madiun, Heri Kusumajaya, mengatakan pihaknya menerima laporan dari warga melalui layanan call center Damkar setelah ditemukan ular di lubang saluran air.
“Begitu laporan masuk, tim langsung bergerak ke lokasi. Kami melakukan penelusuran dan pembongkaran di titik yang dicurigai sebagai sarang. Sekitar 30 menit kemudian, kami menemukan puluhan bayi ular jenis kobra,” jelas Heri.

Heri menambahkan, bayi-bayi kobra tersebut diperkirakan baru menetas sekitar satu minggu. Menurutnya, pada musim hujan, ular kobra cenderung berkembang biak di tempat-tempat yang lembap dan jarang terganggu aktivitas manusia.
“Seluruh bayi ular kami evakuasi secara bertahap dan diamankan ke Pos Damkar 2 Kabupaten Madiun. Selanjutnya diserahkan kepada relawan Jaga Satwa Indonesia untuk diteruskan ke Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA),” imbuhnya.
Sementara itu, hingga proses evakuasi selesai, petugas belum menemukan keberadaan induk ular kobra. Damkar pun mengimbau warga agar tetap meningkatkan kewaspadaan di sekitar lokasi.
“Kami mengingatkan warga, jika masih melihat indukan kobra di lingkungan sekitar, segera laporkan ke Damkar agar dapat segera kami tangani,” tegas Heri.
Damkar Kabupaten Madiun juga mengajak masyarakat untuk lebih waspada selama musim penghujan, mengingat ular kerap aktif dan berkembang biak di area permukiman yang lembap serta minim aktivitas.


