MADIUN, terbitan.com – Memasuki arus balik H+2 Lebaran, jalur Madiun–Surabaya mulai mengalami kepadatan kendaraan, Lonjakan volume kendaraan bahkan tercatat meningkat hingga 100 persen dibanding hari biasa. Senin (23/3/2026).
Berdasarkan pantauan di lapangan, antrean kendaraan tampak mengular di sejumlah titik, khususnya menuju arah Kota Madiun dan akses pintu tol Dumpil. Kepadatan didominasi kendaraan pribadi, baik mobil maupun sepeda motor.
Kasatlantas Polres Madiun, AKP Andrian Permana, mengatakan kepadatan arus lalu lintas sudah terjadi sejak Minggu (22/3/2026). Meski terjadi penumpukan, pihaknya memastikan kondisi masih dapat dikendalikan.
“Untuk arus kendaraan memang naik 100 persen. Namun kami sudah melakukan rekayasa lalu lintas dengan baik. Setiap ada penumpukan, langsung kami urai,” ujarnya saat ditemui di lokasi.
Ia menjelaskan, titik perlambatan utama berada di wilayah Kecamatan Madiun, mulai dari exit tol Dumpil hingga perempatan lampu merah Rejoagung.
“Titk rawan kepadatan ada di Tiron hingga Nglames. Dari arah Nglames menuju Kota Madiun terjadi perlambatan karena penyempitan jalan dan adanya lampu lalu lintas di Tiron,” tambahnya.
AKP Andrian memprediksi kepadatan arus balik masih akan berlangsung hingga Selasa (24/3/2026). Ia pun mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan jalur alternatif guna menghindari kemacetan.
“Sejauh ini belum ada pengalihan arus. Namun setiap ada kepadatan langsung kami tangani dengan cepat,” pungkasnya.


