MADIUN, terbitan.com– Pelantikan Pengurus Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Cabang Madiun periode 2025–2030 yang dirangkai dengan Halal Bihalal, menjadi momentum penguatan peran tenaga kesehatan gigi dalam menjaga kualitas kesehatan masyarakat. Sabtu (4/4/2026).
Bupati Madiun, H. Hari Wuryanto, menegaskan bahwa kesehatan gigi dan mulut memiliki peran vital karena menjadi pintu awal proses pencernaan.
“Kesehatan gigi dan mulut ini penting, karena awal dari pencernaan itu dari gigi. Maka kegiatan preventif harus benar-benar dijalankan oleh pengurus baru,” tegasnya.
Ia juga menyoroti perubahan pola konsumsi masyarakat yang kini serba instan dan berpotensi berdampak pada kesehatan gigi, terutama pada anak-anak.
“Saat ini makanan sangat instan, ini perlu perhatian. Bagaimana anak-anak tetap terjaga kesehatan giginya, perlu edukasi yang masif, mulai dari cara menggosok gigi hingga pola makan yang benar,” ujarnya.
Bupati meminta PDGI memanfaatkan fasilitas layanan kesehatan yang sudah ada, seperti puskesmas, rumah sakit, hingga posyandu untuk memperluas jangkauan edukasi dan pelayanan kepada masyarakat hingga tingkat desa.
Selain itu, Pemerintah Kabupaten Madiun menegaskan komitmennya dalam mendukung peningkatan layanan kesehatan, termasuk melalui penguatan program promotif dan preventif.
Di sisi lain, Ketua PDGI periode 2022–2025, drg. Agus Budi Prasetyo, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus atas dedikasi selama menjabat.
“Menjadi pengurus adalah amanah yang harus dijalankan dengan ikhlas. Terima kasih atas kerja sama dan pengabdian selama ini. Mari kita dukung pengurus baru,” katanya.
Sementara itu, Ketua PDGI Cabang Madiun periode 2025–2030, drg. M. Danang Subeqi, menegaskan komitmen pengurus baru untuk meningkatkan pelayanan kesehatan gigi dan memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah.
“Kehadiran para undangan menjadi semangat bagi kami untuk terus mengabdi. Kami ingin PDGI semakin bermanfaat dan memberi kontribusi nyata bagi masyarakat,” Pungkasnya.


