PAMEKASAN, terbitan.com – Menjelang Idul Adha 1447 H, Yayasan Bani Insan Peduli (BIP) menggelar aksi sosial besar-besaran lewat Tour Jawa Timur pada 14-16 Mei 2026. Total bantuan yang disalurkan mencapai hampir Rp5 miliar untuk sejumlah yayasan dan panti sosial di Lamongan dan Malang.

Bantuan yang diberikan beragam, mulai dari dana operasional, ambulans, hewan kurban, sembako, perlengkapan ibadah, hingga santunan tunai langsung untuk pasien dan lansia. Rangkaian kegiatan dipimpin langsung Founder BIP, Ali Zainal Abidin alias Bang Ali.

Kunjungan pertama dibuka di Yayasan Berkas Sinar Abadi, Lamongan. Yayasan yang dikelola Ipda Purnomo dan Lilik Ika Wahyuni ini fokus merawat pasien gangguan mental dengan pendekatan spiritual.

Bang Ali meninjau langsung fasilitas dan berdialog dengan pasien. Di tengah suasana haru, ia mengumumkan bantuan Rp1 miliar untuk pengembangan yayasan.

“Saya ingin yayasan ini terus bisa menolong masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.

BIP juga menyerahkan dua ekor sapi kurban dan satu unit ambulans. Ambulans tersebut diharapkan mempermudah mobilisasi dan penanganan pasien.

Puncak haru terjadi saat Bang Ali mengunjungi ruang perawatan pasien perempuan. Ia menyerahkan bantuan tunai Rp2 juta untuk masing-masing dari 64 pasien.

Banyak pasien dan keluarga yang tak kuasa menahan tangis. Selain santunan, Bang Ali menyampaikan rencana membangun masjid di lingkungan yayasan.

“Kami ingin pasien punya tempat ibadah yang nyaman agar proses pemulihan fisik dan mental bisa berjalan seimbang,” katanya.

Melihat perhatian itu, Ipda Purnomo mengaku bersyukur dan terharu atas dukungan BIP.

Setelah Lamongan, rombongan BIP melanjutkan perjalanan ke Malang. Di sana, bantuan difokuskan untuk panti lansia, panti yatim piatu, dan yayasan disabilitas.

Selain bantuan dana dan kebutuhan pokok, BIP juga menyerahkan hewan kurban untuk pelaksanaan Idul Adha. Pengurus panti mengaku bantuan ini sangat membantu meringankan beban operasional menjelang hari raya.

Bang Ali menegaskan, kegiatan ini adalah bentuk kepedulian nyata kepada kelompok rentan. Ia berharap bantuan yang diberikan bisa memberikan kebahagiaan dan semangat baru bagi para penerima.

“Kami ingin memastikan tidak ada yang merasa sendiri di momen Idul Adha nanti,” tutupnya.