PAMEKASAN, terbitan.com – Lahan calon lokasi pembangunan Yon Teritorial Pembangunan (YTP) dan Batalyon Teritorial Pembangunan (BTP) di Desa Larangan Slampar, Kecamatan Tlanakan, Pamekasan, resmi ditinjau langsung oleh Danrem 084/Bhaskara Jaya, Brigjen TNI Kohir.

Kunjungan lapangan itu didampingi Dandim 0826/Pamekasan Letkol Kav Agus Wibowo Hendratmoko, S.H., M.Han., pada Senin. Peninjauan dilakukan untuk memastikan kesiapan lahan yang masuk dalam program strategis nasional pemerintah di wilayah Madura.

Di lokasi, Dandim 0826/Pamekasan memaparkan kondisi lapangan secara detail kepada Danrem. Menurut Letkol Kav Agus, area yang disiapkan dinilai strategis dan siap digunakan untuk pembangunan YTP-BTP tahap keempat di Jawa Timur.

Hadir juga mendampingi jajaran Korem 084/BJ, yakni Kasi Intel Kolonel Inf Sugiharto dan Kasiter Kolonel Kav Ivan Alva, S.Sos. Dari unsur Forkopimda Pamekasan tampak hadir Bupati Dr. KH. Kholilurrahman, Wakil Bupati H. Sukriyanto, Kapolres AKBP Hendra Eko Triyulianto, Kajari Anton Arifullah, serta Kepala BPN Sugiyanto. Turut hadir pula Kepala Perhutani Madura Bima Andra Yuwana, Kepala Cabang Kehutanan Madura Hoshalah Nehemia Lentu, dan Kades Larangan Slampar Wariyanto.

“Ini bagian dari program nasional tahap keempat di Jatim. Untuk Madura, lokasinya dipusatkan di Desa Larangan Slampar, Tlanakan,” jelas Brigjen Kohir saat melihat langsung titik pembangunan.

Ia merinci, pada tahap awal akan dibangun empat barak, rumah dinas, dan gudang munisi sebagai fasilitas inti. “Rencananya Juli mendatang sekitar 500 personel sudah mulai menempati lokasi ini,” ungkapnya.

Sementara itu, Dandim Agus Wibowo berharap kehadiran YTP-BTP membawa dampak ganda bagi warga. “Selain memperkuat pertahanan, proyek ini juga bisa membuka peluang usaha baru dan mendorong pertumbuhan ekonomi di Tlanakan dan sekitarnya. Kami minta dukungan masyarakat agar program ini berjalan lancar dan manfaatnya dirasakan langsung,” ujarnya.