NGAWI, terbitan.com – Komitmen Pemerintah Kabupaten Ngawi dalam memperkuat sektor pertanian kembali diwujudkan melalui pembangunan Jalan Usaha Tani (JUT) bagi Kelompok Tani (Poktan) Bina Karya, Desa Sekarjati, Kecamatan Karanganyar. Program yang dibiayai dari Dana Bagi Hasil APBD Kabupaten Ngawi ini menjadi angin segar bagi para petani karena akses menuju lahan pertanian kini akan semakin mudah, cepat, dan efisien.

Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Tanaman Pangan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Ngawi, Hendro Budi Suryawan, mengatakan pembangunan JUT tersebut memiliki nilai kontrak anggaran sebesar Rp162.568.308 dengan masa pengerjaan selama 60 hari kalender.

” Konstruksi jalan rigid beton dengan spesifikasi lebar 2,5 meter dan panjang 165 meter,” ungkap Hendro. Kamis (4/6/26)

Menurutnya, JUT merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk memperkuat infrastruktur penunjang pertanian yang menjadi kebutuhan utama petani sehingga mampu menunjang mobilitas kendaraan pengangkut hasil panen maupun distribusi sarana produksi pertanian.

Lebih lanjut, ia berharap keberadaan jalan usaha tani dapat bermanfaat dalam mendukung aktivitas pertanian.

“Selain memperlancar akses petani menuju lahan, jalan tersebut juga mempermudah distribusi sarana dan prasarana pertanian serta mempercepat pengangkutan hasil panen,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Sekarjati, Sugeng Purnomo, mengungkapkan sebelumnya kondisi areal pertanian masih berupa tanah.

“Terutama saat musim hujan, gak bisa dilewati, tapi sekarang adanya jalan rigid beton, mobilitas petani dan kendaraan pengangkut hasil pertanian akan jauh lebih lancar, dapat menekan biaya operasional dan berdampak pada peningkatan masyarakat,” tuturnya.

Selain itu, Sugeng juga menyampaikan apresiasi kepada Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian serta Pemkab Ngawi atas perhatian yang diberikan kepada masyarakat petani di desanya.

“Dengan akses yang semakin baik, kami optimistis produktivitas pertanian di desa kami akan meningkat, ” pungkasnya

Sebagai informasi, Desa Sekarjati sendiri dikenal sebagai salah satu desa yang aktif melakukan inovasi di bidang pertanian. Di bawah kepemimpinan Sugeng Purnomo, desa ini berhasil meraih Juara I Inovasi Bidang Agribisnis dan Energi Terbarukan Tahun 2025 melalui program PAMTANI (Pembangunan Air untuk Mendukung Pertanian).

Keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa kolaborasi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, dan kelompok tani mampu menghasilkan terobosan yang berdampak nyata bagi masyarakat. Kini, dengan hadirnya Jalan Usaha Tani di Poktan Bina Karya, para petani Sekarjati semakin optimistis menatap masa depan pertanian yang lebih maju, produktif, dan berdaya saing.