PAMEKASAN, terbitan.com – Suasana bahagia dan penuh khidmat menyelimuti kediaman keluarga besar PR Ayunda di Dusun Timur, Desa Sopaah, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan, Sabtu (10/10/2026) hari ini.
Owner PR Ayunda, H. Bambang Budianto bersama istri tercinta Hj. Dian Mariana menggelar tasyakuran pernikahan (Unduh Mantu) sebagai ungkapan rasa syukur setelah melangsungkan akad nikah.
Acara resepsi yang digelar mulai pukul 10.00 WIB hingga selesai tersebut dihadiri ribuan tamu undangan, keluarga besar kedua mempelai, kerabat dekat, tetangga, relasi bisnis, serta karyawan dan keluarga besar PR Ayunda.
Tampak hadir juga keluarga besar Kodim 0826/Pamekasan, Polres Pamekasan, seluruh Kepala Desa se-Kabupaten Pamekasan, serta rekan-rekan media.
Diketahui, prosesi sakral Akad Nikah telah dilaksanakan lebih dulu pada Minggu, 27 September 2026 di Dusun Muncar, Kelurahan Tembokrejo, Kecamatan Muncar, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.
Mempelai pria, H. Bambang Budianto merupakan putra dari pasangan Bapak Ach. Buchari (Alm) dan Ibu Salamah (Almh). Sementara mempelai wanita, Hj. Dian Mariana merupakan putri dari Bapak H. Rahman (Alm) dan Ibu Hj. Siti Mariyam (Almh).
Pemilihan dua lokasi ini menjadi simbol bertemunya dua keluarga besar dari ujung timur Pulau Jawa, Banyuwangi dan Pulau Garam Madura, Pamekasan.
Tidak hanya sebagai ajang silaturahmi, acara Unduh Mantu kali ini dikemas meriah dengan menghadirkan hiburan rakyat khas Madura, yakni Musik Daul dan Electone. Alunan musik daul yang rancak menambah kemeriahan dan kehangatan suasana resepsi.
Tradisi Unduh Mantu sendiri merupakan tradisi luhur sebagai bentuk penghormatan kepada keluarga dan masyarakat sekitar, sekaligus memperkenalkan mempelai wanita kepada lingkungan keluarga besar mempelai pria.
Pihak keluarga dalam undangannya menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas doa dan kehadiran para tamu undangan.
“Merupakan suatu kehormatan dan kebahagiaan bagi kami sekeluarga apabila bapak/ibu/saudara/i berkenan hadir untuk memberikan do’a restu kepada putra-putri kami,” tulis keluarga dalam undangan tersebut.
Ada pesan menyentuh yang tertulis di akhir undangan yang mencerminkan kesederhanaan dan ketulusan keluarga: Mohon Maaf Tidak Menerima Sumbangan, Kecuali Doa.
Pesan tersebut menuai pujian dari para tamu karena menunjukkan bahwa kebahagiaan pernikahan sejatinya adalah doa, bukan materi.
Segenap keluarga besar PR Ayunda berharap pernikahan H. Bambang Budianto dan Hj. Dian Mariana menjadi keluarga yang Sakinah, Mawaddah, Warahmah, diberikan keberkahan umur, rezeki, dan keturunan yang sholeh dan sholehah.



