SAMPANG, terbitan.com – Usai dilantiknya 38 Kepala Desa Periode 2020-2026 di Kabupaten Sampang, Pemerintah Daerah terus memberikan arahan dan imbauan di mana Kades harus proaktif dan serius dalam menyusun program.
Bupati Sampang, H. Slamet Junaidi, mengingatkan Kepala Desa di Kabupaten Sampang khususnya yang baru dilantik tak membuat program akal-akalan yang mementingkan golongan atau kelompok tertentu.
“Kepala Desa harus memanfaatkan dengan sebaik-baiknya adanya DD dan ADD, bekerjalah dengan hati, jangan buat program yang tidak jelas, yang hanya mementingkan kelompok,” ungkapnya,
Pihaknya mendorong Kepala Desa untuk menyelaraskan dengan Visi dan Misi Pemerintah Daerah dengan inovasi atau gagasan barunya demi kesejahteraan masyarakat.
“Pimpinlah dengan hati, dan harus punya rasa memiliki, maka jika sudah merasa memiliki tentu tak akan canggung untuk merawatnya, buatlah program yang menguntungkan bagi masyarakat,” ujarnya, Senin (27/1/2020).
Menurut Aba Idi sapaan karib Bupati Sampang, Desa adalah ujung tombak dibalik majunya suatu Daerah, ia menyampaikan saat ini Kabupaten Sampang sudah lepas dari Kabupaten tertinggal dan sudah masuk kategori wilayah berkembang.
“Ini harus dipertahankan, Pemerintahan Desa adalah kunci kemakmuran masyarakat. Maka gunakan DD dan ADD dengan baik, tingkatkan pemberdayaan masyarakat, jika warganya sudah makmur tentu semua ikut berkembang,” pungkasnya.



Tinggalkan Balasan