BONDOWOSO, terbitan.com – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Bondowoso dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU), Pemerintah Daerah (Pemda) setempat melakukan penurunan puluhan Alat Peraga Kampanye (APK) di beberapa tempat.

Penertiban ini dilakukan, karena tidak ada inisiasi penurunan APK oleh tim Caleg maupun dari Partai. Akhirnya, semua unsur Bawaslu, Panitia pengawas kecamatan, Polres, TNI, Satuan Polisi Pamong Praja, Dinas Perhubungan dan peserta Pemilu 2019 turunkan paksa APK.

Komisioner Bawaslu Bondowoso, Divisi Penindakan, Hasyim, mengatakan, semua elemen penyelenggara pemilu dan peserta pemilu 2019 sudah mengetahui tahapan pemilu. “Di hari tenang ini, harus ada koordinasi untuk penurunan APK,” kata Hasyim, Senin (15/04/2019).

Sebab, sambung Hasyim, jika sudah masuk masa tenang, semua penyelenggara pemilu, baik peserta pemilu dan pemerintah Kabupaten  harus saling berkoordinasi, sehingga untuk peserta pemilu harus pro aktif membantu Bawaslu.

Penertipan APK dimulai, Minggu 14 April 2019. Semua alat peraga di semua tempat harus diterbitkan atau diturunkan.

“Saya kira para peserta pemilu sudah tahu kalau peraga ini memang sudah waktunya diturunkan dan mereka harus membantu proses penurunan itu. Penurunan dilakukan sejak pukul 24.00 wib Minggu dini hari kemarin,” jelasnya.

Pihaknya berharap, APK yang tersebar di seluruh Kabupaten Bondowoso sudah bersih sebelum pencoblosan 17 April 2019 berlangsung.

“Kita bersama pihak terkait, tentu akan kita maksimalkan untuk membersihkan APK sebelum hari Rabu,” pungkasnya.

Pantauan SP, puluhan APK yang besar-besar yang dipasang di sepanjang jalan Ahmad Yani, dan Alun-alun semuanya diterbitkan, sehingga saat ini Kota Bondowoso terlihat rapi dan bersih.