TANGERANG, terbitan.com – Kapolresta Tangerang Kombes Pol. H. Muhammad Sabilul Alif, S.H., S.I.K., M.Si., bersama Dandim 0510/Tigaraksa Letkol Inf. Parada WN Tampubolon, SH menghadiri buka bersama (bukber) kebhinekaan bersama sejumlah elemen Kabupaten Tangerang, Selasa (21/5).
Menariknya, bukber ini diadakan di halaman belakang Gereja Katolik Santa Odilia Citra Raya Tangerang. Selain Kapolresta dan Dandim, hadir Danrem Danrem 052/Wkr Kolonel Kav Agustinus Purboyo, perwakilan Polda Banten Kombes Odi, dan Ketua FKUB Kabupaten Tangerang KH Maski.
Selain itu, perwakilan Kemenag H. Asep, Camat Panongan Prima Saras Wati, Danramil 014/Panongan Kapten Inf. Budi Nuryanto, para ulama dan sejumlah pengurus dan anggota Ansor dan Banser serta Suster-Suster Fransiskanes Dongen (SFD) dan jemaat Gereja Santa Odilia.
Inisiator bukber kebhinekaan Romo Felix Supranto, SS.CC mengatakan, buka bersama kebhinekaan adalah sarana silaturahmi untuk mempererat persaudaraan. Untuk itu, kegiatan ini sebagai salah satu upaya untuk menjalin kekompakan sehingga persatuan dan kesatuan NKRI akan terjaga.
“Bulan Ramadhan ini adalah kesempatan yang baik untuk berlomba-lomba dalam kebaikan. Mari kita tingkatkan persaudaraan diantara kita,” ujar Pastor Kepala Paroki Gereja Katolik Santa Odilia ini.
Kapolresta Tangerang Kombes Pol. H. Muhammad Sabilul Alif mengatakan, kekompakan seperti ini adalah harapan bersama. Moment bukber kebhinekaan hendaknya menjadi sarana meningkatkan kebersamaan. “Marilah kita sama-sama terus melakukan kebaikan, tanpa melihat latar belakang maupun agama,” ujarnya.
Menurutnya, bukber kebhinekaan ini bisa menjadi upaya perekat kebersamaan adalah kekuatan. Sehingga sikap saling menghargai dan toleransi satu sama lain dapat ditingkatkan. “Maka tepat jika kegiatan ini disebut buka puasa bersama kebhinekaan, buka puasa persatuan dan toleransi,” kata Kapolresta.

Sementara, Dandim 0510/Trs Letkol Inf. Parada WN Tampubolon mengajak semua pihak terus menjaga silaturahmi. “Bukber kebhinekaan ini juga bagian untuk menjaga keharmonisan. Perbedaan itu bukan halangan tapi marilah kita saling mendukung dan saling menghargai satu sama lain,” paparnya.
Sedangkan Ketua FKUB Kabupaten Tangerang KH Maski mengatakan, kebersamaan seperti ini harus senantiasa dijaga. “Sebab, dari kebersamaan antar umat beragama akan memunculkan keharmonisan hidup,” pesannya.



Tinggalkan Balasan