MUARA TEWEH, terbitan.com – Imbauan pemerintah untuk tidak berkumpul atau pembatasan sosial berskala besar (PSBB) untuk menghindari wabah corona (covid-19), ternyata tidak berlaku untuk sebagian warga kota Muara Teweh, Kabupaten Barito Utara (Barut). Kalimantan Tengah.

Pasalnya banjir yang melanda kota ini menarik minat warga untuk berkumpul, bahkan ribuan warga ini rela antri hanya untuk memenuhi beberapa titik genangan untuk mandi dan bermain air.

Pantauan media online terbitan.com dilapangan, Minggu 12/04/2020, Padahal dari pihak Kepolisian dan Pemerintah Kecamatan Teweh Tengah bersama TNI telah melakukan himbauan kepada warga melalui pengeras suara (Toa) agar tidak berkumpul untuk mematuhi anjuran Pemerintah memutus mata rantai COVID-19.

Sepertinya sebagian warga Muara Teweh Kebal, buktinya dari beberapa tempat yang dilanda banjir, kawasan samping Water Front City di Jalan Panglima Batur Muara Teweh, menjadi tempat favorit warga.

Terlihat ribuan warga dari berbagai usia berkumpul di kawasan ini. Bukan saja mandi dan bermain air, berbagai aktifitaspun dilakukan disini, seperti hanya sekedar jalan-jalan, ajang cuci mata baik kaum muda, bahkan momen ini diabadikan dengan berselfi ria. (Iwan)