LABUHANBATU, Terbitan.com – Untuk menciptakan generasi yang sehat Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu memprogramkan penanganan dan pencegahan Stunting atau gizi buruk menjadi prioritas dalam kegiatan dan pelatihan baik di tingkat Kabupaten maupun Desa.

Seperti saat ini selasa (29/11/2022), Desa S3 Aek Nabara melaksanakan pelatihan pencegahan stunting yang diadakan di Kantor Desa S3 Aek Nabara, Kecamatan Bilah Hulu, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara

Menurut PJ Kepala Desa S3 Aek Nabara “Sani” mengatakan, tahun 2021 yang lalu ada 6 kasus Stunting di Desa S3 Aek Nabara dan sudah ditangani dengan pemberian vitamin dan makanan bergizi sehingga 3 dari 6 kasus stunting tersebut telah pulih dan normal.

“6 kasus stunting yang ada di Desa S3 Aek Nabara sudah ditangani pemkab Labuhanbatu dan dinas terkait dan 3 dari 6 kasus tersebut sudah pulih dan normal”.ucap PJ Kades S3.

Ronal Sihombing Tim Ahli PMD Kabupaten yang menjadi salah satu narasumber pada kegiatan tersebut mengatakan, Pemkab Labuhanbatu terus berupaya menekan dan melakukan sosialisasi dalam pencegahan dan penanganan Stunting ditengah masyarakat.

“Melalui mekanisme sosialisasi kegiatan ini, Pemkab Labuhanbatu terus berupaya agar masyarakat semakin memahami apa itu Stunting dan bagaimana pencegahan serta penanganannya sehingga kami berharap dengan ini dapat mengedukasi masyarakat akan dampak dan pencegahan Stunting”.jelasnya

Salah seorang ibu yang mengikuti kegiatan tersebut mengungkapkan sangat terbantu sehingga mengetahui bagaimana penanggulangan dan pencegahan stunting serta penyebab dari munculnya penyakit Stunting.

“Saya berterimakasih atas pengetahuan yang saya dapat dari pelatihan sosialisasi Pencegahan dan Penanganan penyakit Stunting yang diadakan di Desa S3 Aek Nabara”. Ucapnya.

Pada kegiatan tersebut, turut dihadiri Kabid Kabid TTG& PK2SDA Darwis, ST, TA PMD Ronal Sihombing, PJ Kepala Desa S3 Aek Nabara, Pendamping Desa Kecamatan, kaur Desa S3 Aek Nabara, Kadus, dan 15 orang ibu – ibu warga Desa S3 Aek Nabara.