NGAWI, terbitan.com– Program Bedah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang dibiayai melalui Dana Desa 2026 di Desa Brangol, Kecamatan Karangjati, Kabupaten Ngawi, kembali membuktikan manfaatnya bagi masyarakat.
Kepala Desa Brangol, Harun Alrasyid, mengungkapkan dengan anggaran sebesar Rp10 juta, rumah milik Sutrisno, warga Dusun Brangol RT 02 RW 02, yang sebelumnya dalam kondisi memprihatinkan kini telah berubah menjadi hunian yang aman, kokoh, dan layak ditempati.
Ia menegaskan bahwa program bedah rumah merupakan wujud nyata pemanfaatan dana desa untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Pekerjaan renovasi dilaksanakan selama hampir satu bulan, dimulai pada 29 Mei dan selesai 22 Juni, ini proses pembangunan telah rampung 100 persen sesuai rencana,” ungkapnya. Selasa (14/7/26)
Ia menambahkan, Pemerintah Desa Brangol akan terus memprioritaskan program RTLH secara bertahap agar semakin banyak warga yang dapat menikmati rumah yang layak huni. Menurutnya, Dana Desa harus memberikan manfaat nyata yang langsung dirasakan masyarakat, terutama bagi keluarga yang membutuhkan.
Hal senada diungkapkan Sutrisno atas bantuan yang diterimanya. Ia menceritakan sebelum direnovasi rumahnya memiliki atap yang bocor, dinding kayu yang telah lapuk, serta lantai yang masih berupa tanah.
“Perbaikannya pada struktur bangunan, atap, dinding, hingga lantai, Alhamdulillah sekarang telah berdiri kokoh dan lebih nyaman ditempati,” kata Sutrisno.
Selain itu, ia mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Desa Brangol dan semua pihak yang membantu. Baginya, rumah bukan sekadar tempat berteduh, tetapi juga menghadirkan rasa aman dan harapan baru bagi keluarganya.


