SAMPANG, Terbitan.com – Sekitar Rp215 Juta Corporate Social Responsibility (CSR) Pertamina Camplong, Kabupaten Sampang Madura Jawa Timur pada tahun 2020 telah disalurkan.
Menurut Didi Achmadi, Kabid Rendalev Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bapelitbangda) Kabupaten Sampang sesuai laporan tahunan Pertamina Camplong jumlah CSR Natura yang telah disalurkan sebanyak Rp215 Juta.
“Natura artinya dalam bentuk barang, total anggarannya Rp215 Juta yang disalurkan dengan banyak bentuk rincian,” ujarnya pada Terbitan.com, Kamis (17/06/2021).
Secara rinci, Dedi menyebutkan bantuan itu berupa banyak hal, seperti tahun kemarin karena Kabupaten Sampang juga banyak dan butuh percepatan penanganan Covid-19.
“Bentuknya berupa APD Covid-19 untuk Tenaga Medis di Puskesmas Camplong, Puskesmas Tanjung, Puskesmas Banyuanyar, dan BPBD Kabupaten Sampang, Bantuan Paket Sembako I di Warga Ring I Fuel Terminal Camplong, Santunan Anak Yatim Piatu di Yayasan Al-Furqon Sampang, Bantuan APD di Pendopo Wakil Bupati Kab. Sampang, Bantuan Voucher Pertamax dan Ganti Oli Gratis di Pendopo Wakil Bupati Kab. Sampang,” sebutnya.
Selain itu pada Hari Raya Idul Adha kemarin Pertamina Camplong juga menyalurkan CSR nya dalam bentuk Hewan Qurban yang diserahkan terjadap sejumlah masjid dan Moshollah di Sampang.
“Bantuan Hewan Qurban di Masjid Kholafiatul Mustarsyidin, Bantuan Hewan Qurban di Masjid Nurul Huda, Bantuan Hewan Qurban di Raudhatul Mutta’alimin, Bantuan Hewan Qurban di Panti Asuhan Al-Furqon Kab. Sampang, Bantuan Hewan Qurban di Mushollah Nurul Hidayah Camplong, Bantuan Hewan Qurban di Masjid Babus Salam,” jelasnya.
Selain itu, “Bantuan Paket Sembako II di Warga Ring I Fuel Terminal Camplong, Bantuan Warga Terdampak Covid-19 di BAZNAS Kab. Sampang, Kerajinan Batik Tulis Madura di Politeknik Negeri Madura,” tandasnya.
Disinggung sistem penyalurannya apakah berdasarkan usulan atau melalui Pemkab Sampang, Didi mengaku sementara ini pihaknya hanya menerima laporan karena Pertamina belum bergabung di Forum CSR Sampang.
“Itu hanya laporan karena Pertamina belum bergabung dengan Forum CSR Sampang, ke depan kami akan koordinasi agar pihak Pertamina tidak langsung menyalurkan melainkan melalui Pemkab agar semua tercover,” sambungnya.
Nantinya, pihaknya akan meminta pihak Pertamina untuk menolak usulan secara langsung melainkan usulan itu bisa melalui Pemkab Sampang.
“Jika diusulkan melalui Pemkab, nanti kita bisa membagi siapa yang harus membiayai dan siapa yang harus menanggung ini misalnya, sehingga masing-masing perusahaan bisa terbagi CSR nya,” imbuhnya.
Kata Dedi, anggaran CSR Natura itu yang berupa barang, belum termasuk bantuan yang disampaikan secara in natura atau langsung. sementara untuk tahun 2021 pihaknya mengaku belum mengetahui jumlahnya.
“Kita belum tahu untuk tahun ini jumlahnya, apakah mengalami kenaikan atau penurunan, yang jelas kita upayakan agar penyaluran itu bisa dilakukan melaui Pemkab,” tutupnya.


