SAMPANG, Terbitan.com — Pemanfaatan Dana Desa (DD) Tahun Anggaran 2025 di Desa Gunung Rancak, Kecamatan Robatal, Kabupaten Sampang, dinilai benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Dana yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tersebut telah direalisasikan Pemerintah Desa untuk pembangunan infrastruktur hingga pemberdayaan ekonomi warga.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Desa Gunung Rancak, Mohammad Fauzan, menyampaikan bahwa pembangunan infrastruktur menjadi salah satu prioritas utama, khususnya untuk menunjang akses ekonomi masyarakat.
“Pemerintah desa telah membangun jalan beton sepanjang kurang lebih 1.037 meter yang tersebar di enam dusun, serta satu unit Tembok Penahan Tebing (TPT) dari Dana Desa tahun 2025,” ujar Fauzan.
Selain infrastruktur, Pemdes Gunung Rancak juga mengembangkan program ketahanan pangan melalui usaha ayam petelur yang dikelola Badan Usaha Milik Desa (BumDes). Program ini ditujukan untuk mendukung kemandirian pangan lokal sekaligus menyerap tenaga kerja warga setempat.
“Program ketahanan pangan berupa ayam petelur sudah berjalan dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat,” imbuhnya.
Dalam upaya pengentasan kemiskinan ekstrem, pemerintah desa turut menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) kepada warga kurang mampu. Selain itu, berbagai langkah pencegahan dan penanganan stunting juga terus dilakukan.
“Kami menyalurkan BLT DD untuk membantu masyarakat miskin ekstrem serta mendukung upaya pencegahan stunting,” jelas Fauzan.
Tak hanya fokus pada pembangunan fisik, Pemdes Gunung Rancak juga mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM). Salah satunya dengan mengikutsertakan operator desa dalam pelatihan menuju desa digital.
“Kami juga melakukan pengembangan SDM sebagai bagian dari transformasi menuju desa digital,” tambahnya.
Sebagai informasi, Desa Gunung Rancak tercatat sebagai desa pertama di Kecamatan Robatal yang membentuk Koperasi Merah Putih, yang kemudian diikuti oleh desa-desa lainnya.


