NGAWI, terbitan.com – Di tengah kebijakan efisiensi anggaran dan menyusutnya alokasi dana desa, Pemerintah Desa Mangunharjo, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi tetap berupaya menjalankan pembangunan infrastruktur yang dinilai paling dibutuhkan masyarakat.
Salah satu yang berhasil direalisasikan pada tahun 2026 adalah pembangunan pavingisasi jalan lingkungan di Dusun Munggur RT 02 RW 08. Proyek tersebut memiliki volume sepanjang 71 meter dengan lebar 2 meter dan dibiayai menggunakan Dana Desa (DD) sebesar Rp35 juta.
Kepala Desa Mangunharjo, Suprapto, mengakui keterbatasan anggaran membuat pemerintah desa harus lebih selektif dalam menentukan prioritas pembangunan.
“Di tengah dana desa yang semakin minim, kami berupaya mengoptimalkan anggaran yang ada. Karena tidak semua usulan bisa terakomodasi, kami memilih lokasi yang paling strategis dan memang paling memungkinkan untuk dicover oleh anggaran desa tahun ini,” ujar Suprapto. Selasa (2/6/26)
Menurutnya, pembangunan jalan lingkungan tersebut merupakan hasil skala prioritas yang telah dibahas bersama masyarakat dan perangkat desa. Selain mendukung mobilitas warga, akses jalan yang lebih baik diharapkan dapat menunjang aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat setempat.
Lebih lanjut, Suprapto menilai Dana Desa menjadi salah satu motor utama pembangunan infrastruktur pedesaan. Ia juga mengungkapkan kondisi tersebut tidak hanya dirasakan oleh Desa Mangunharjo, tetapi juga sejumlah desa lainnya yang kini dituntut lebih cermat dalam mengatur prioritas penggunaan anggaran.
” Ketika alokasi anggaran berkurang, otomatis banyak program yang harus ditunda atau dikurangi,” jelasnya.
Meski nilainya tidak besar, pembangunan tersebut disambut positif oleh warga. Mereka menilai keberadaan jalan berpaving jauh lebih nyaman dibanding kondisi sebelumnya, terutama saat musim hujan.
Salah seorang warga Dusun Munggur, mengaku bersyukur pembangunan tetap berjalan meskipun anggaran desa mengalami keterbatasan.
“Pembangunan ini sangat bermanfaat bagi warga. Jalan jadi lebih nyaman dilalui dan lingkungan terlihat lebih rapi,” ungkap Sukiman.


