SUMENEP, Terbitan.com — Seorang oknum anggota kepolisian berinisial S diduga mengambil sepeda motor milik warga tanpa menunjukkan surat tilang atau prosedur resmi lainnya. Aksi tersebut terjadi sekitar pukul 05.00 WIB pada Minggu dini hari, dan kini menuai sorotan.
Menurut keterangan pemilik, pengambilan sepeda motor tersebut dilakukan secara tiba-tiba dan tanpa penjelasan yang memadai. Pemilik kendaraan, yang identitasnya masih dirahasiakan demi keamanan, mengaku kaget ketika motornya diambil begitu saja oleh oknum yang mengaku sebagai anggota polisi.
“Dia (oknum polisi) pakai baju hitam semua datang dan langsung membawa sepeda saya. Tidak ada surat tilang, tidak ada penjelasan. Saya juga tidak merasa melakukan pelanggaran,” ujar pemilik sepeda.
Yang lebih membuat pemilik bingung, sepeda motor tersebut hingga kini belum diketahui keberadaannya. Sang pemilik sudah berupaya mencarinya ke beberapa pos polisi dan bahkan ke Polsek Kota, namun hasilnya nihil.
“Saya ke Pos Polisi Kota tidak ada, ke Polsek juga tidak ada. Semua bilang tidak tahu. Saya bingung ini sepeda diurus ke mana, padahal itu satu-satunya kendaraan saya untuk kerja,” ungkapnya, dengan nada cemas.
Aksi ini dinilai tidak mencerminkan etika dan prosedur yang seharusnya dijalankan oleh aparat kepolisian dalam melakukan penindakan hukum. Sejumlah warga menyebut tindakan tersebut sebagai bentuk kesewenang-wenangan dan menuntut agar kasus ini segera ditindaklanjuti oleh pihak berwenang.
“Kalau benar anggota polisi, kenapa tidak menjalankan prosedur? Bukannya aparat penegak hukum itu harus memberi contoh yang baik?” katanya
Sejauh ini, pihak kepolisian setempat belum memberikan pernyataan resmi terkait insiden ini. Namun.
Sementara itu, pemilik kendaraan masih terus mencari kejelasan dan berharap sepeda motornya bisa segera ditemukan dan dikembalikan. Ia juga meminta agar oknum polisi berinisial S segera dimintai pertanggungjawaban.
“Saya cuma minta sepeda saya kembali. Saya juga ingin tahu, salah saya apa sampai diperlakukan seperti ini,” ucapnya lirih.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada konfirmasi resmi dari Polres Sumenep. Wartawan masih berusaha meminta klarifikasi lebih lanjut terkait identitas dan tindakan oknum berinisial S.


