MADIUN,terbitan.com – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Madiun, Jawa Timur, mulai menyiapkan sejumlah langkah untuk menghadapi arus mudik pada libur Lebaran 2026. Salah satu upaya yang dilakukan adalah mendirikan empat posko mudik yang akan beroperasi mulai 13 Maret hingga 26 Maret 2026.

Setiap posko akan dijaga oleh 12 personel dari Dinas Perhubungan guna membantu kelancaran arus lalu lintas serta memberikan pelayanan kepada para pemudik yang melintas di wilayah Kabupaten Madiun.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Madiun, Suryanto, mengatakan posko-posko tersebut akan ditempatkan di sejumlah titik strategis. Tiga di antaranya merupakan posko milik Dishub, yakni di depan Taman Asti Caruban, perempatan lampu merah Nglames yang berbatasan dengan Kota Madiun, serta di exit tol Dumpil. Selain itu, satu posko tambahan berada di Pos Polisi Kecamatan Jiwan.

“Untuk posko Lebaran yang dibangun Dishub ada tiga, yaitu Pos Taman Asti, Pos Dumpil, dan Pos Nglames. Serta tambahan satu pos di Kecamatan Jiwan,” ujar Suryanto, Selasa (10/3/2026).

Selain menyiapkan posko, Dishub Kabupaten Madiun juga merencanakan rekayasa lalu lintas untuk mengantisipasi potensi kemacetan akibat lonjakan kendaraan saat arus mudik. Rekayasa dilakukan dengan mengalihkan arus kendaraan agar tidak terpusat pada satu jalur utama.

“Untuk antisipasi macet kami berencana melakukan rekayasa lalu lintas dengan pengalihan arus. Kendaraan dari arah timur akan diarahkan ke selatan melewati Kebonagung,” jelasnya.

Sementara itu, kendaraan yang keluar dari exit tol Dumpil akan diarahkan menuju barat melalui jalur Bagi–Tiron. Sedangkan kendaraan yang akan menuju Kabupaten Magetan dapat melewati jalur Sidomulyo di Kecamatan Sawahan.

“Kendaraan yang keluar dari exit tol Dumpil bisa melewati Tiron maupun Jalan Kasatrian. Untuk arah barat bisa melalui Sidomulyo, Sawahan,” pungkasnya.