SANANA,Terbitan.com ||Tak heran jika sejumlah warga sangat mengeluhkan sulitnya mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) jenis pertalite dan Pertamax di wilayah Kecamatan Mangoli Utara, Kabupaten Kepulauan Sula(Kepsul) Maluku Utara,
Hal ini seperti dikeluhkan salah seorang warga Desa Falabisahya, Ramdani mengatakan sudah dua bulan, ia tidak mendapatkan BBM jenis Pertalite dan
Pertamax. Sekalipun ada di Tingkat Pengecer dengan harga Rp 20 – 25 ribu rupiah perliter .
“Bahkan dalam seminggu terakhir ini, lebih sulit mendapat BBM Pertalite dan Pertamax, “keluh Ramdani saat dikonfirmasi, Kamis (30/5/24)
Menurutnya, kondisi ini sangat menggangu aktivitas, dan membuat kesal sejumlah warga sulit mendapatkan BBM jenis Pertalite dan Pertamax tersebut. Anehnya di kios kios pengecer BBM selalu ada, akhirnya kita beli eceren. Padahal kalau beli eceren lebih mahal dan dapatnya lebih sedikit. Tapi mau gimana lagi harus terpaksa, ” paparnya.
Hal yang sama dirasakan Abjan warga Pastabulu, untuk itu pihaknya berharap
kepada Aparat Penegak Hukum untuk mengatasi masalah kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM).
Hingga berita ini diterbitkan pihak dinas terkait, khususnya Dinas Koperasi, Perindustrian, Perdagangan dan Usaha Kecil Menengah (Diskoperindag dan UKM) Kepulauan Sula, Djena Tidore belum dapat dihubungi.


