MUARA TEWEH, terbitan.comĀ – Ratusan Mahasiswa di Kabupaten Barito Utara (Barut) Kalimantan Tengah (Kalteng) yang tergabung Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dan Ormas melakukan aksi turun ke jalan menyuarakan aspirasi penolakan Omnibus Law (UU Cipta Kerja) Sabtu (10/10)
Dalam kegiatan aksi tersebut massa yang turun berkumpul di Bundaran Bupati dengan menyampaikan penolakan terkait UU Cipta Karya yang dirasa merugikan bagi kaum pekerja dan buruh.
Rois Aulia dalam selaku koordinator aksi menyampaikan dengan tegas meminta kepada pemerintah untuk melakukan revisi terhadap UU Cipta Kerja.
“Kita semua disini berkumpul untuk menyampaikan aspirasi dari mahasiswa yang tergabung di HMI Barut dan Ormas menyampaikan penolakan sebagaimana yang telah dilakukan di daerah-daerah seluruh Indonesia,” teriak Rois penuh semanggat.
Usai menyuarakan aksinya dengan tertib dibundaran Bupati massa kemudian berangkat ke gedung DPRD dengan menggunakan sepeda motor dyang di kawal dari Polres Barut dan Satpol PP.
Sementara itu kehadiran ratusan masa yang menyuarakan penolakan tersebut ditemui oleh Anggota DPRD Barito Utara H. Tajeri di depan gedung DPRD Barito Utara, dalam kesempatan tersebut Anngota komisi lll ini menguapkan akan menampung dan menyalurkan aspirasi Mahasiswa.
“Silakan saudara-saudara melengkapi apa yang menjadi tuntutan saudara semua, nanti kita akan sampai kan kepemerintah pusat apa yang menjadi keberatan dalam UU Cipta Kerja tersebut”, pungkas Tajeri.
Setelah menyampaikan orasi dan berdialog masa membubarkan diri dengan tertip.(Iwan)


