MADIUN, terbitan.com – Umat Islam di wilayah Madiun dan Ngawi dapat melaksanakan Salat Gerhana (Salat Khusuf) pada malam ini, Selasa, 3 Maret 2026, seiring terjadinya Gerhana Bulan Total yang dapat disaksikan di wilayah Indonesia bagian barat (WIB).
Berdasarkan jadwal astronomi, puncak Gerhana Bulan Total terjadi pada pukul 18.33.39 WIB. Fase total berlangsung mulai pukul 18.03.56 WIB hingga 19.03.23 WIB. Waktu tersebut menjadi momentum utama bagi umat Islam untuk menunaikan salat sunah gerhana secara berjamaah maupun sendiri.
Dasar Hukum dan Dalil
Salat gerhana hukumnya sunah muakkad (sangat dianjurkan). Hal ini berdasarkan hadis Rasulullah SAW:
Rasulullah SAW bersabda:
“Sesungguhnya matahari dan bulan adalah dua tanda dari tanda-tanda kebesaran Allah. Keduanya tidak mengalami gerhana karena kematian atau kelahiran seseorang. Apabila kalian melihatnya, maka berdoalah kepada Allah, bertakbirlah, salatlah dan bersedekahlah.”
(HR. Bukhari dan Muslim)
Hadis ini menunjukkan bahwa ketika terjadi gerhana, umat Islam dianjurkan memperbanyak ibadah, termasuk mendirikan salat gerhana.
Tata Cara Salat Gerhana Bulan (Khusuf)
Salat gerhana bulan dilakukan dua rakaat, namun setiap rakaat terdiri dari dua kali berdiri, dua kali membaca Al-Fatihah dan surat, dua kali rukuk, serta dua kali sujud.
Berikut tata caranya:
Rakaat Pertama:
1. Niat di dalam hati.
2. Takbiratul ihram.
3. Membaca doa iftitah.
4. Membaca Al-Fatihah dan surat (disunnahkan panjang).
5. Rukuk (lama).
6. I’tidal.
7. Membaca Al-Fatihah dan surat kembali.
8. Rukuk kedua (lebih singkat dari rukuk pertama).
9. I’tidal.
10. Sujud.
11. Duduk di antara dua sujud.
12. Sujud kedua.
Rakaat Kedua: Caranya sama seperti rakaat pertama, kemudian diakhiri dengan tasyahud dan salam.
Setelah salat, disunnahkan mendengarkan khutbah gerhana yang berisi nasihat untuk memperbanyak istigfar, doa, dan sedekah.
Niat Salat Gerhana Bulan
Sebagai imam:
“Ushalli sunnatal khusuufi rak’ataini imaaman lillaahi ta’aalaa.”
Sebagai makmum:
“Ushalli sunnatal khusuufi rak’ataini ma’muuman lillaahi ta’aalaa.”
Sendiri:
“Ushalli sunnatal khusuufi rak’ataini lillaahi ta’aalaa.”
Artinya: “Saya niat salat sunah gerhana bulan dua rakaat karena Allah Ta’ala.”
Imbauan untuk Warga Madiun dan Ngawi
Warga di Madiun dan Ngawi diimbau memanfaatkan momentum Gerhana Bulan Total ini untuk memperbanyak ibadah dan doa. Selain melaksanakan salat gerhana, masyarakat juga dianjurkan membaca zikir, istigfar, serta bersedekah sebagai bentuk rasa syukur dan penghambaan kepada Allah SWT.
Fenomena alam ini bukan sekadar peristiwa astronomi, namun juga menjadi pengingat kebesaran Allah SWT serta ajakan untuk meningkatkan ketakwaan.


