NGAWI, terbitan.com — Perjalanan Partai Gerindra hingga menapaki usia ke-18 tahun dan berhasil memenangkan Pilpres 2024 bukanlah proses yang singkat maupun mudah. Momentum bersejarah tersebut diperingati oleh seluruh kader Partai Gerindra Kabupaten Ngawi melalui perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18 yang digelar secara sederhana namun penuh makna, mengusung tema “Kompak, Bergerak, Berdampak.”
Peringatan HUT ke-18 Partai Gerindra dilaksanakan di Kantor DPC Partai Gerindra Ngawi, Kelurahan Margomulyo, Kecamatan/Kabupaten Ngawi, Jumat (6/2/2026). Sekitar 50 orang hadir dalam kegiatan tersebut, terdiri dari jajaran pengurus DPC, PAC, ranting, organisasi sayap partai, serta anggota DPRD Kabupaten Ngawi dari Fraksi Gerindra.
Kegiatan ini tidak sekadar menjadi ajang seremonial, melainkan juga refleksi atas perjalanan panjang perjuangan Partai Gerindra dalam mengawal aspirasi dan kepentingan rakyat. Rangkaian acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, dilanjutkan Hymne dan Mars Partai Gerindra, pemotongan tumpeng, doa bersama, ramah tamah, donor darah, serta pembagian sembako kepada masyarakat.
Sekretaris DPC Partai Gerindra Ngawi, Tarmizi, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas usia ke-18 Partai Gerindra. Ia menegaskan bahwa tema yang diusung bukan sekadar slogan, melainkan cerminan komitmen seluruh kader untuk semakin solid dan aktif hadir di tengah masyarakat.
“Tema Kompak, Bergerak, Berdampak adalah komitmen nyata seluruh kader dari pusat hingga daerah. Kita harus solid, bergerak bersama, dan memastikan keberadaan Gerindra benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Sesuai arahan Bapak Prabowo, peringatan HUT tahun ini dilaksanakan secara sederhana karena Indonesia, khususnya wilayah Sumatera, masih dalam masa pemulihan pascabencana,” ujar Tarmizi.
Sementara itu, Wakil Ketua DPC Partai Gerindra Ngawi, Suntoro, menegaskan dukungan penuh Partai Gerindra terhadap program-program strategis Presiden Prabowo Subianto, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih. Ia menekankan bahwa seluruh kader wajib mengawal dan menyukseskan program pemerintah agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat luas.
“Kader Gerindra, khususnya yang memiliki dapur SPPG, harus memberikan gizi terbaik bagi anak-anak bangsa dan menjadi contoh. Program pemerintah harus kita kawal bersama agar berdampak nyata sekaligus mengurangi kesenjangan sosial,” tegas Suntoro.
Lebih lanjut, Suntoro juga mengingatkan agar seluruh kader tidak larut dalam euforia sebagai partai pemenang. Menurutnya, komitmen Presiden Prabowo dalam pemberantasan korupsi harus dijaga dan didukung secara konsisten.
“Presiden tidak melihat latar belakang partai. Siapa pun yang bermain-main dengan anggaran negara akan diproses sesuai hukum. Kader Gerindra harus menjadi teladan,” tambahnya.
Meski hingga kini DPC Partai Gerindra Ngawi masih belum memiliki ketua definitif pasca wafatnya Alm. Waluyo Jati Sasongko, semangat kebersamaan dan solidaritas kader tetap terjaga.
Partai Gerindra Ngawi menegaskan komitmennya untuk terus kompak bertahan, bergerak bersama, dan memastikan setiap langkah politik memberikan dampak nyata bagi masyarakat, sejalan dengan upaya pemerintah dalam mewujudkan keadilan sosial dan pemberantasan korupsi.


