MADIUN, terbitan.com – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menghadiri peringatan Suran Agung ke-122 yang digelar Persaudaraan Setia Hati Winongo Tunas Muda (PSHW-TM) di Padepokan Pusat Jalan Doho, Kota Madiun, Minggu (6/7). Kegiatan ini menjadi bagian dari tradisi tahunan yang bertepatan dengan 10 Muharram 1447 Hijriah.
Dalam sambutannya, Khofifah menyerukan pentingnya menjadikan momen Suran Agung sebagai media pembinaan karakter bangsa, terutama bagi generasi muda di lingkungan perguruan silat. Sebanyak 14 perguruan silat dari berbagai daerah di Jawa Timur turut hadir dalam kegiatan tersebut.
“Ini adalah simbol kebersamaan dan kesetaraan. Tidak ada perbedaan, semuanya sejajar. Momentum Suran Agung harus dimaknai sebagai semangat hijrah dan penguatan nilai-nilai keagamaan serta kebangsaan,” ujar Khofifah.
Gubernur juga menegaskan, peran aktif perguruan silat dalam pembentukan moral dan nasionalisme generasi muda sangat relevan dalam memperkuat fondasi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Apa yang dilakukan PSH Winongo Tunas Muda hari ini adalah bentuk kontribusi nyata dalam membangun karakter religius dan nasionalis, memperkokoh NKRI tanpa membedakan latar belakang,” tambahnya.
Pengasuh PSHW-TM, Agus Wijono Santoso, mengapresiasi dukungan berbagai pihak yang telah menjaga ketertiban dan kelancaran kegiatan. Ia menekankan pentingnya menjaga maklumat bersama untuk menciptakan suasana yang kondusif.
“Suran Agung adalah warisan puluhan tahun. Terima kasih atas dukungan dan komitmen semua pihak dalam menjaga suasana damai serta menghormati antar saudara perguruan,” ucapnya.
Wali Kota Madiun, Maidi, menyebut keberadaan 14 perguruan pencak silat di wilayahnya sebagai kekuatan sosial dan ekonomi. Ia berharap kekompakan antarperguruan dapat terus terjaga untuk menciptakan iklim yang aman dan menarik bagi investasi.
“Madiun adalah rumah para pendekar. Ini menjadi aset berharga bagi pertumbuhan ekonomi daerah,” tegas Maidi.
Turut hadir dalam acara ini jajaran Forkopimda Jawa Timur dan Madiun, antara lain Danrem 081/Dhirotsaha Jaya Kolonel Arm Untoro Hariyanto, Bupati Madiun Hari Wuryanto, Kapolres Madiun Kota, Kapolres Madiun, serta ribuan pesilat dari PSHW-TM.
Rangkaian kegiatan Suran Agung PSHW-TM 2025 mendapatkan pengamanan ketat dari ratusan personel gabungan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan relawan pencak silat dalam Operasi Aman Suro 2025.


