MADIUN, terbitan.com – Suasana semarak kembali terasa di Alun-Alun Caruban pada hari kedua pelaksanaan Spasma (Sepasar Ing Madiun), rangkaian kegiatan yang digelar untuk memeriahkan Hari Jadi Kabupaten Madiun ke-457. Ribuan masyarakat dari berbagai penjuru memadati area alun-alun sejak sore hari, menciptakan suasana pasar rakyat yang penuh warna, tawa, dan semangat kebersamaan.

Salah satu daya tarik utama hari ini adalah Gebyar Festival Hadroh Al-Banjari/Al-Habsy yang dibawakan secara meriah oleh kelompok ibu-ibu dari berbagai wilayah di Kabupaten Madiun. Lantunan sholawat dan tabuhan rebana yang ritmis menjadi magnet perhatian bagi pengunjung yang memenuhi area pertunjukan.

Suara rebana yang menggema di udara, dibarengi dengan semangat para ibu-ibu pengisi acara, sukses menghidupkan suasana dan menambah semarak rangkaian perayaan ini. Tak hanya sebagai hiburan, festival hadroh ini juga menjadi sarana pelestarian budaya religius yang mengakar di masyarakat Madiun.

Diana, salah satu pengunjung yang datang bersama keluarga, mengaku sangat antusias dengan acara ini.

“Acaranya ramai sekali, seru! Anak-anak senang lihat pertunjukan hadroh. Selain belanja, kami juga bisa menikmati suasana khas pasar rakyat yang jarang ditemui,” ujarnya 19/7/2025

Selain festival hadroh, beragam stand UMKM lokal yang menawarkan produk makanan, kerajinan tangan, hingga busana turut meramaikan suasana. Spasma menjadi momentum penting bagi pelaku usaha kecil untuk menunjukkan kreativitas dan menjangkau konsumen lebih luas.

Kegiatan Spasma akan terus berlanjut selama beberapa hari ke depan, menghadirkan hiburan dan pameran yang berbeda setiap harinya. Pemerintah Kabupaten Madiun berharap acara ini dapat mempererat kebersamaan masyarakat serta menjadi ajang promosi budaya dan potensi ekonomi lokal.