NGAWI, terbitan.com – Geliat investasi di Kabupaten Ngawi terus menunjukkan tren positif sepanjang tahun 2025. Nilai investasi daerah tercatat mengalami kenaikan signifikan sebesar 17 persen, menjadikannya salah satu penggerak utama pertumbuhan perekonomian lokal.

Bupati Ngawi, Ony Anwar Harsono, menyampaikan bahwa peningkatan investasi ini tidak hanya berdampak pada pertumbuhan ekonomi daerah, tetapi juga berperan besar dalam menarik dan menyerap tenaga kerja lokal. Dengan hadirnya berbagai industri dan pabrik yang mulai beroperasi, masyarakat Ngawi, khususnya para lulusan sekolah dan perguruan tinggi, memiliki peluang kerja yang lebih luas di daerah sendiri.

“Dengan investasi yang masuk, kita ingin lulusan Ngawi tidak perlu jauh-jauh mencari pekerjaan ke kota besar. Lapangan kerja kita ciptakan di sini,” ujar Ony Anwar Harsono. Rabu ( 14/1/26).

Aktivitas pabrik yang mulai beroperasi serta masuknya investor asing menjadi motor utama peningkatan nilai investasi tersebut. Pemerintah daerah menilai kondisi ini sebagai sinyal positif bagi keberlanjutan pembangunan ekonomi Kabupaten Ngawi.

Beberapa faktor dinilai menjadi daya tarik utama bagi investor, baik asing maupun lokal, untuk menanamkan modalnya di Ngawi. Di antaranya adalah ketersediaan lahan yang luas, Upah Minimum Kabupaten (UMK) yang relatif terjangkau, serta letak geografis yang strategis karena berada di jalur perlintasan antara Provinsi Jawa Timur dan Jawa Tengah.

Ke depan, Pemerintah Kabupaten Ngawi berharap iklim investasi yang kondusif ini dapat terus terjaga dan berkembang.

“Jadi, investasi yang masuk tidak hanya meningkatkan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga mendorong kesejahteraan masyarakat, mengurangi pengangguran, serta menciptakan pembangunan daerah yang berkelanjutan,” tutupnya.