NGAWI, terbitan.com – Menindaklanjuti Surat Edaran Direktur Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga Kementerian Perdagangan terkait perlindungan konsumen menjelang Hari Raya Keagamaan Nasional Idul Fitri 1447 H. Dinas Perdagangan, Perindustrian, dan Tenaga Kerja (DPPTK) Kabupaten Ngawi melalui Unit Pelaksana Teknis (UPT) Metrologi Legal meningkatkan pengawasan terhadap 4 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).
Kepala UPT Metrologi Legal DPPTK Ngawi, Anggara Pradika, mengungkapkan pengawasan ini dilakukan untuk memastikan alat ukur pompa BBM di setiap SPBU masih memenuhi standar dan tidak merugikan masyarakat, khususnya para pemudik yang melintas di wilayah Ngawi.
“Ya benar kita melakukan pengawasan di empat SPBU yakni Karangasri, Tempuran, Cepu dan Watualang,” kata Anggara. Jumat (6/3/26)
Anggara menjelaskan pengawasan dilakukan, melalui uji tera sebagai langkah antisipasi terhadap meningkatnya konsumsi bahan bakar minyak (BBM) selama masa mudik Lebaran. Dalam kegiatan tersebut, petugas metrologi melakukan pengecekan dengan uji tera ulang terhadap alat ukur dispenser BBM. Setidaknya tiga mesin dispenser di masing-masing SPBU diperiksa untuk memastikan akurasi takaran BBM yang disalurkan kepada konsumen.
“Pengawasan ini untuk memastikan takaran BBM di SPBU sesuai dengan ketentuan,” ujarnya
Dengan melakukan pengecekan menggunakan bejana ukur 20 liter untuk mengetahui apakah hasil pengukuran masih berada dalam batas ambang kewajaran.
Lebih lanjut, kata Anggara berdasarkan pengukuran menggunakan bejana ukur 20 liter, nilai toleransi masih berada di sekitar 0,5 kesalahan pengukuran untuk pompa ukur BBM adalah 0,5 persen atau 5 per mil. Artinya, pada pengujian sekitar 0,5 persen atau 50 mililiter per 100 liter BBM.
” Hasil pengawasan di empat SPBU tersebut aman, dengan nilai toleransi masih dalam batas kewajaran, “jelasnya.
Anggara juga menegaskan apabila hasil pengujian melebihi batas toleransi, maka akan dilakukan penutupan sementara dan pihak SPBU wajib mengajukan permohonan tera ulang.
Kedepan, UPT Meterologi akan melakukan pengawasan di sejumlah SPBU yang tersebar di Kabupaten Ngawi.
“Kita berupaya untuk memberikan rasa aman dan perlindungan kepada pemudik untuk tidak perlu was was transaksi pembelian BBM di wilayah Kabupaten Ngawi,” tandasnya.


