MADIUN, terbitan.com – Pemerintah Kabupaten Madiun meresmikan jembatan penghubung di Desa Klumutan, Kecamatan Saradan, sebagai bagian dari upaya peningkatan infrastruktur demi menunjang kesejahteraan masyarakat. Peresmian dilakukan langsung oleh Bupati Madiun, Hari Wuryanto. Selasa, (27/1/2026)
Saat di Konfirmasi terbitan.com, Bupati menyampaikan bahwa pembangunan jembatan tersebut selaras dengan visi dan misi Pemerintah Kabupaten Madiun dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemerataan pembangunan infrastruktur.
“Semoga dengan terbangunnya jembatan ini dapat memudahkan akses masyarakat, khususnya warga Desa Klumutan, serta memperlancar distribusi hasil pertanian. Tujuan utama kita adalah kesejahteraan masyarakat, dan mudah-mudahan ini benar-benar membawa dampak positif bagi warga Kabupaten Madiun, khususnya di Kecamatan Saradan,” ujar Hari Wuryanto.
Ia menjelaskan, pembangunan jembatan ini merupakan tindak lanjut dari kerusakan yang terjadi akibat banjir beberapa tahun lalu. Warga setempat telah menunggu cukup lama, sekitar tiga hingga empat tahun, hingga akhirnya pembangunan dapat direalisasikan.
“Alhamdulillah sekarang bisa terealisasi. Harapan kami, karena jembatan ini sudah diserahkan kepada masyarakat, mari kita jaga bersama. Jika ada kerusakan atau hal-hal yang perlu perhatian, segera informasikan agar bisa segera ditangani. Kita ingin infrastruktur ini benar-benar memberi manfaat dalam jangka panjang,” tambahnya.
Bupati juga mengingatkan masyarakat agar memanfaatkan fasilitas umum dengan baik dan menjaga kebersihan lingkungan sekitar jembatan. Ia berharap tidak ada pihak yang membuang sampah sembarangan di area tersebut.
Terkait pembangunan daerah ke depan, Hari Wuryanto menyebut bahwa pada tahun 2026 Pemerintah Kabupaten Madiun akan menyesuaikan program pembangunan dengan kondisi anggaran yang ada, mengingat adanya pengurangan dana transfer ke daerah (TKD) yang nilainya hampir mencapai dua ratus miliar rupiah.
“Meski ada penyesuaian anggaran, kita tetap akan memprioritaskan program-program strategis, terutama yang mendukung ketahanan pangan sebagaimana program prioritas nasional. Infrastruktur yang menunjang sektor tersebut akan menjadi perhatian utama,” pungkasnya.
Dengan diresmikannya jembatan ini, diharapkan mobilitas warga semakin lancar dan roda perekonomian desa dapat bergerak lebih baik.


