MADIUN, terbitan.com – Suasana duka menyelimuti Kabupaten Madiun. Bupati Madiun, Hari Wuryanto, kehilangan sosok paling berharga dalam hidupnya. Ibunda tercinta beliau wafat pada Selasa (6/5/2025) dalam usia 82 tahun setelah menjalani perawatan akibat sakit yang cukup lama.

Kabar duka ini menyentuh hati masyarakat Madiun. Almarhumah dikenal sebagai pribadi yang ramah, penyayang, dan peduli terhadap lingkungan sekitarnya. Kepergiannya meninggalkan luka mendalam bagi keluarga serta warga yang mengenalnya secara pribadi.

Dalam pernyataan resminya, Bupati Hari Wuryanto menyampaikan rasa kehilangan yang sangat besar.

“Beliau adalah pahlawan dalam hidup saya. Tanpa bimbingan dan kasih sayangnya, saya tidak akan menjadi seperti sekarang ini. Saya akan selalu mengenang setiap nasihat dan cinta yang telah beliau berikan,” ungkapnya dengan suara bergetar.

Suasana rumah duka.

Rencananya, jenazah almarhumah akan dimakamkan di pemakaman keluarga di desa asalnya. Prosesi pemakaman akan dihadiri keluarga besar, kerabat, pejabat daerah, serta warga yang ingin memberikan penghormatan terakhir.

Ungkapan belasungkawa mengalir deras di media sosial. Masyarakat Madiun ramai-ramai menyampaikan doa dan kenangan akan kebaikan almarhumah semasa hidup.

Pemerintah Kabupaten Madiun secara resmi menyampaikan belasungkawa atas kepergian ibunda Bupati Hari Wuryanto. Semoga almarhumah mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya, dan keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan serta ketabahan.