SUMENEP, Terbitan.com – Kabar gembira bagi warga Sumenep yang berada di perantauan! Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep kembali mengadakan program mudik gratis untuk menyambut Lebaran. Tak hanya melalui jalur laut, tahun ini Pemkab juga menyediakan layanan mudik gratis jalur darat dengan armada bus yang akan mengantarkan pemudik dari Jakarta menuju kampung halaman di Sumenep.
Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Perhubungan (Disperkimhub) Sumenep, Yayak Nurwahyudi, mengonfirmasi bahwa program mudik gratis ini difokuskan bagi warga Sumenep yang berada di Jakarta dan sekitarnya.
“Untuk jalur darat, masih difokuskan bagi pemudik dari Jakarta. Kami siapkan sekitar enam bus yang akan diberangkatkan dari sana,” ungkap Yayak.
Ia menambahkan bahwa program ini merupakan bentuk kepedulian Pemkab Sumenep untuk membantu masyarakat yang ingin pulang kampung tanpa harus terbebani biaya transportasi.
“Dengan adanya fasilitas mudik gratis ini, kami berharap bisa memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Sumenep,” tambahnya.
Bagi masyarakat yang ingin memanfaatkan program ini, syaratnya sangat mudah. Pemudik hanya perlu menunjukkan scan atau fotokopi KTP yang membuktikan bahwa mereka adalah warga asli Sumenep.
Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa fasilitas ini benar-benar digunakan oleh warga Sumenep yang membutuhkan. Pihak Pemkab juga akan melakukan verifikasi sebelum keberangkatan untuk menghindari penyalahgunaan program.
Bagi masyarakat yang ingin mendapatkan informasi lebih lanjut atau melakukan pendaftaran, dapat menghubungi narahubung bernama Yadi di nomor: 0817 388 378.
Menurut Yayak, keberangkatan bus mudik gratis ini akan dilakukan menjelang puncak arus mudik Lebaran. Pemkab Sumenep akan memastikan bahwa semua armada bus dalam kondisi layak jalan dan memenuhi standar keamanan serta kenyamanan penumpang.
“Kami ingin memastikan bahwa perjalanan para pemudik berlangsung aman dan nyaman. Oleh karena itu, semua armada bus akan melalui proses pengecekan sebelum diberangkatkan,” jelas Yayak.
Sementara itu, rute perjalanan bus akan langsung menuju Sumenep dengan beberapa titik pemberhentian untuk istirahat. Pemkab juga telah bekerja sama dengan berbagai pihak untuk memastikan kelancaran perjalanan para pemudik.
Menurut Yayak, keberlanjutan program ini sangat bergantung pada dukungan berbagai pihak, termasuk pemerintah pusat dan sektor swasta yang bersedia berkolaborasi dalam penyelenggaraan mudik gratis.
“Kami berharap ke depan, program ini bisa diperluas agar semakin banyak warga Sumenep yang bisa menikmatinya,” pungkasnya.


