MADIUN, terbitan.com – Warga Caruban, Kabupaten Madiun, dibuat heboh dengan kemunculan selebaran tudingan korupsi yang tersebar di sepanjang jalan sekitar Alun-Alun Caruban, Selasa dini hari (6/5/2025). Ratusan lembar kertas ditemukan berserakan, memuat pesan provokatif yang menuding adanya praktik korupsi di sejumlah instansi pemerintahan.
Dalam pamflet tersebut tertulis nama Oktario, Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Madiun, disertai tudingan:
“Banyak korupsi di dinas-dinas, di desa-desa, di sekolahan-sekolahan. Matamu apa tidak tau? PICEK MATAMU.”

Foto-foto pamflet yang berserakan ini pertama kali viral di media sosial setelah diunggah oleh akun Facebook bernama Priyo Ayahe Vickry. Dalam unggahannya, ia menulis dalam bahasa Jawa, mempertanyakan motif penyebaran selebaran tersebut:
“Kulon lapangan Krajan mubeng Alun-alun Caruban full dengan kertas-kertas berserakan. Iki karepe opo nyampaikan aspirasi lewat cara ngene iki ya usum e??”
Warga memberikan reaksi beragam, mulai dari yang menduga aksi ini sebagai bentuk protes diam, hingga yang mengecam cara penyampaiannya karena dinilai merusak ketertiban dan estetika lingkungan.
Hingga kini belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang mengenai siapa pelaku penyebaran pamflet maupun kebenaran dari isi tudingan tersebut. Pihak kepolisian dan Kejaksaan diharapkan segera mengambil langkah tegas guna menyelidiki insiden ini dan menjaga kondusivitas wilayah. (XO)


