MADIUN, terbitan.com – Mahasiswi Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Mandiri Berdampak Universitas PGRI Madiun melaksanakan program pendampingan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Dusun Tegalanyar, Desa Dimong, RT 06 RW 01, Kecamatan Madiun. Salah satu kegiatan yang dilakukan adalah membantu meningkatkan brand awareness pada usaha tas anyam milik Bu Sutirah, perajin tas anyam lokal yang telah lama menekuni kerajinan tangan berbahan anyaman.
Pendampingan dilakukan melalui penguatan identitas usaha, seperti pembuatan hang tag produk, pemasangan banner usaha, serta penandaan lokasi usaha pada Google Maps. Kegiatan ini bertujuan membantu UMKM memiliki identitas usaha yang lebih jelas dan mudah dikenali oleh masyarakat.
Sutirah mengungkapkan bahwa selama ini ia memiliki keinginan untuk memiliki identitas usaha, namun belum dapat merealisasikannya. “Pengen sebetulnya punya banner usaha, cuman belum tahu gimana caranya, belum sempat juga. Dari dulu pengen banget,” ujarnya.
Mahasiswi KKN melihat bahwa UMKM produksi tas anyam ini memiliki potensi pengembangan yang cukup besar dan mampu menarik pasar yang lebih luas apabila didukung dengan peningkatan brand awareness yang dimulai dari langkah-langkah sederhana. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui pembuatan hang tag sebagai identitas produk.
Mahasiswi KKN menyampaikan harapannya agar identitas usaha yang dibuat dapat memberikan dampak jangka panjang bagi UMKM. “Semoga dengan adanya hang tag ini nanti yang beli produk Bu Sutirah jadi makin kenal dengan usaha njenengan ini. Di sini kan sudah ada identitas lengkap, ada Google Maps, nama Instagram, dan nomor yang bisa dihubungi,” ujar Yuca Dewi Kurniawati, mahasiswi Universitas PGRI Madiun
Melalui kegiatan KKN-T Mandiri Berdampak ini, mahasiswa diharapkan dapat berkontribusi dalam mendukung pemberdayaan UMKM desa melalui pendampingan yang sederhana, aplikatif, dan berkelanjutan.


