SUMENEP, Terbitan.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, bersiap menggelar rapat paripurna untuk menetapkan Achmad Fauzi Wongsojudo dan KH Imam Hasyim sebagai bupati dan wakil bupati terpilih.
Keputusan ini diambil setelah DPRD menerima Surat Keputusan (SK) dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumenep terkait hasil Pilkada 2024.
Ketua DPRD Sumenep, H. Zainal Arifin, menyatakan bahwa rapat paripurna ini merupakan tahap penting dalam proses transisi kepemimpinan daerah.
“Kami telah menerima SK dari KPU Sumenep, dan ini menjadi dasar hukum untuk segera menggelar rapat paripurna,” ujar Zainal dalam keterangannya pada Minggu (9/2/2025).
Menurutnya, keputusan dalam rapat paripurna nantinya akan menjadi dasar pengusulan pelantikan bupati dan wakil bupati terpilih kepada Menteri Dalam Negeri (Mendagri) melalui Gubernur Jawa Timur.
“Proses demokrasi telah berjalan sesuai dengan regulasi, dan tahapan ini menjadi langkah final sebelum pelantikan resmi,” tambahnya.
Rapat paripurna yang akan digelar ini tidak hanya dihadiri oleh seluruh anggota DPRD Sumenep, tetapi juga melibatkan sejumlah pihak terkait seperti KPU, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), serta pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep. Kehadiran mereka dianggap penting untuk memastikan bahwa seluruh proses berjalan transparan dan sesuai dengan regulasi yang berlaku.
“Perjalanan panjang demokrasi telah memberikan hasil yang sah. Kini, inilah saatnya kita bersatu untuk membangun Sumenep yang lebih baik di bawah kepemimpinan baru,” tegas Zainal.
Proses pengesahan di DPRD ini sekaligus menjadi simbol bahwa legitimasi kepemimpinan Achmad Fauzi dan KH Imam Hasyim telah diperkuat melalui mekanisme resmi. Setelah penetapan di DPRD, tahapan selanjutnya adalah menunggu jadwal pelantikan dari pemerintah pusat.
Proses demokrasi di Sumenep telah mencapai tahap akhir dengan akan digelarnya rapat paripurna oleh DPRD. Dengan penetapan Achmad Fauzi Wongsojudo dan KH Imam Hasyim sebagai bupati dan wakil bupati terpilih, masyarakat Sumenep menantikan kepemimpinan baru yang mampu membawa perubahan dan kemajuan bagi daerah ini.
Kini, semua mata tertuju pada agenda pelantikan resmi yang akan dilakukan setelah usulan disampaikan kepada Menteri Dalam Negeri. Kepemimpinan baru diharapkan mampu menjawab tantangan dan membawa Sumenep menuju masa depan yang lebih baik.


