NGAWI, terbitan.com – MIN 6 Ngawi menggelar pagelaran tari kokurikuler berbasis Project Based Learning (PjBL) yang berlangsung meriah dan penuh semangat kebangsaan. Sebanyak 16 kelompok siswa kelas 4 tampil apik membawakan tarian dari berbagai daerah di Indonesia dengan balutan kostum Nusantara yang memukau. Jumat (22/5/2026).

 

Kegiatan ini menjadi bentuk integrasi pembelajaran Seni Tari dan IPAS dengan tema budaya Nusantara sekaligus penguatan karakter melalui program “Panca Cinta: Cinta Tanah Air Kita”.

 

Tak sekadar menampilkan hiburan, pagelaran ini juga menghadirkan proses pembelajaran mendalam yang mendorong siswa aktif, kreatif, dan kolaboratif.

 

Kepala MIN 6 Ngawi, Ahmad Agus Effendi mengatakan, kegiatan tersebut dirancang untuk menghadirkan pembelajaran yang menyenangkan, bermakna, dan berkesadaran sesuai pendekatan deep learning dalam pendidikan.

 

“Melalui pagelaran tari ini, siswa tidak hanya belajar gerak dan seni, tetapi juga memahami kekayaan budaya Nusantara serta menumbuhkan rasa cinta tanah air,” ujarnya.

 

Lebih lanjut, Ahmad mengungkapkan setiap kelompok menampilkan hasil proyek pembelajaran yang dipersiapkan secara kolaboratif, mulai dari riset budaya daerah, latihan gerak tari, hingga penataan kostum dan musik pengiring. Pun penampilan para siswa terlihat percaya diri, energik, dan mampu menghidupkan suasana panggung dengan nuansa budaya Indonesia yang kental.

Menurutnya, integrasi mata pelajaran Seni Tari dan IPAS membuat peserta didik lebih memahami keberagaman budaya Indonesia sebagai identitas bangsa yang harus dijaga dan dilestarikan.

 

“Kegiatan ini juga melatih kreativitas, kerja sama, komunikasi, serta kemampuan berpikir kritis siswa melalui proses pembelajaran berbasis proyek,” katanya.

 

Suasana acara semakin semarak dengan dukungan guru, orang tua, dan seluruh warga madrasah yang antusias memberikan apresiasi kepada para penampil. Selain menyuguhkan hiburan menarik, pagelaran tari ini juga sarat nilai edukatif dan penguatan karakter.

 

Melalui kegiatan berbasis PjBL tersebut, MIN 6 Ngawi berharap peserta didik semakin mencintai budaya Indonesia, memiliki karakter kuat, serta mampu belajar secara aktif dan bermakna dalam kehidupan sehari-hari.

 

“Kami berharap siswa tumbuh menjadi generasi yang bangga terhadap budaya bangsa dan mampu menjaga warisan Nusantara di tengah perkembangan zaman,” pungkasnya.