MADIUN, terbitan.com – Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN) tahun 2025, Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Mejayan bekerja sama dengan Baznas Kabupaten Madiun menggelar kegiatan Khitan Massal Gratis. Acara tersebut berlangsung di Kantor MWC NU Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun, Jumat (31/10/2025).

Kegiatan bakti sosial ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Santri Nasional, sekaligus bentuk nyata kepedulian NU terhadap masyarakat, khususnya keluarga kurang mampu.

Ketua MWC NU Kecamatan Mejayan, Mangli Habibi, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan agenda sosial rutin yang digelar oleh berbagai cabang NU di seluruh Indonesia sebagai wujud pengamalan nilai-nilai kemanusiaan.

“Khitan massal ini bagian dari syiar dalam memperingati Hari Santri Nasional. Kami berkolaborasi dengan Baznas Kabupaten Madiun untuk memfasilitasi anak-anak dari keluarga kurang mampu agar bisa menjalankan sunah Nabi Ibrahim dan Nabi Muhammad,” terang Habibi.

Menariknya, dalam kegiatan ini terdapat satu peserta non-muslim yang ikut serta. Meski pendaftaran semula ditutup pada 25 Oktober, pihak panitia tetap membuka kesempatan bagi pendaftar susulan.

“Awalnya sudah kami tutup, tapi ada yang mendaftar lagi termasuk peserta non-muslim ini. Ya tidak apa-apa, kami tetap terima. Semua berhak dibantu,” tambahnya.

Habibi juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi, mulai dari para donatur, Koin Lazisnu, hingga para pengurus NU yang telah mendukung penuh kegiatan ini.

“Semoga semua yang terlibat mendapatkan ridho dari Allah SWT,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Harian Baznas Kabupaten Madiun, Ibnu Jafar Shodiq, menjelaskan bahwa pihaknya berperan dalam penyediaan fasilitas dan perlengkapan khitan gratis yang diikuti 12 anak dari berbagai desa di Kecamatan Mejayan.

“Program Khitan Gembira Baznas ini bisa dilaksanakan kapan saja. Masyarakat bisa mengusulkan langsung ke Baznas, asal memenuhi kriteria seperti dhuafa, fakir miskin, yatim, atau yatim piatu,” jelas Ibnu.

Ia menambahkan, Baznas siap turun langsung ke lapangan untuk membantu warga yang membutuhkan, bahkan ke daerah pelosok.

“Walaupun di pegunungan atau kampung, Insya Allah Baznas siap datang. Kami ingin terus bersinergi demi kemaslahatan umat dan mustahik yang berhak menerima manfaat,” imbuhnya.

Di akhir pernyataannya, Ibnu mengajak masyarakat untuk mempercayakan zakat, infak, dan sedekah kepada Baznas karena penyalurannya aman secara regulasi, syar’i, dan sesuai amanah.

“Semoga para muzakki semakin percaya kepada Baznas. Insya Allah Baznas aman regulasi, aman syar’i, dan aman NKRI,” tutupnya.

Salah satu orang tua peserta, Riyanto, ayah dari Kenzie Pio Wetiyan, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kegiatan tersebut.

“Kami sangat terbantu dengan adanya khitan massal ini. Terima kasih kepada MWC NU Mejayan dan Baznas Madiun. Semoga semuanya diberikan keberkahan dan kesehatan,” ujarnya dengan haru.

Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat dan lembaga lain untuk terus menebar manfaat, terutama bagi warga yang membutuhkan.