PAMEKASAN, terbitan.com – Kabupaten Pamekasan dipercaya menjadi pusat peringatan Puncak Hari Koperasi Nasional ke-79 tingkat Jawa Timur. Sekaligus digelar Pembukaan Koperasi Expo 2026 dan Pasar Rakyat Koperasi dan UMKM, Selasa (21/7/2026).
Acara yang dihadiri Menteri Koperasi RI, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, dan Bupati Pamekasan Khalilur Rahman ini menegaskan peran koperasi dan UMKM sebagai tulang punggung ekonomi.
Dalam sambutannya, Gubernur Khofifah menyebut kontribusi koperasi dan UMKM sangat vital bagi Jatim.
“Pada triwulan I 2026, pertumbuhan ekonomi Jawa Timur 5,96%. Dari angka itu, 60% ditopang oleh sektor koperasi dan UMKM,” ungkap Khofifah.
Ia juga meminta seluruh koperasi di Jatim segera beradaptasi dengan perkembangan teknologi.
“Saya mengajak pelaku koperasi meningkatkan tata kelola secara profesional dan modern. Ekosistem digital hingga pemanfaatan Artificial Intelligence kini menjadi kebutuhan yang tidak bisa ditunda,” tegasnya.
Gubernur turut mengapresiasi kinerja KDKMP Tuban yang mencatat transaksi tertinggi nasional, serta KDKMP Tukangkayu Banyuwangi.
Sementara itu, Bupati Pamekasan Khalilur Rahman menyampaikan laporan progres Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di daerahnya.
“Dari target 180 titik KDKMP di Pamekasan, Alhamdulillah 140 unit atau 78% sudah terealisasi. 40 unit sisanya ditargetkan selesai akhir bulan ini,” ujar Bupati.
Bupati juga menyampaikan terima kasih kepada Pemprov Jatim dan Dekopinwil Jatim atas kepercayaan menunjuk Pamekasan sebagai tuan rumah.
Di sela kegiatan, diserahkan penghargaan Jerbasuki Mawa Beya Emas kepada Bupati Tuban atas capaian transaksi KDKMP terbaik.
Sebelum puncak acara, peserta juga mengikuti temu bisnis di Pendopo Ronggo Sukowati. Hadir sejumlah tokoh seperti Plt. Kakanwil Kemenkumham Jatim Raden Fajar Wijanarko, Pemimpin Wil. Bulog Jatim Sugeng Hardono, perwakilan OJK Jatim, BSI, Bank Mandiri, hingga Ketua P4TM H. Kholilur Umam atau H. Her.
Puncak Harkopnas ke-79 di Pamekasan diharapkan menjadi pemantik semangat koperasi yang lebih profesional, akuntabel, dan berdaya saing untuk mensejahterakan masyarakat Jatim dan Madura.


