SUMENEP, Terbitan.com – Cabang Sumenep Ranting Bluto akan menggelar Pameran dan Kontes Bonsai bertajuk “Merajut Seni Bersama Ali Baba” pada 2-6 Februari 2025 di Aeng Baja Raja, Bluto. Acara ini dipastikan akan menjadi ajang yang menarik bagi para pecinta bonsai dari berbagai daerah.
Dalam pameran tersebut, para pengunjung dapat menyaksikan berbagai bonsai indah dari kategori Shito, Mame, Small, Medium, hingga Large, yang masing-masing memiliki keunikan dan seni tersendiri. Untuk lomba, para peserta akan berkompetisi dalam dua kelas, yaitu Kelas Dongkelan dan Kelas Sisir, di mana teknik, estetika, dan kreativitas menjadi aspek utama penilaian.
Menariknya, hadiah utama berupa Vespa Listrik Matic merah akan menjadi daya tarik tersendiri bagi peserta lomba. Selain itu, penghargaan lainnya juga disediakan untuk kategori terbaik, sehingga memberikan motivasi tambahan bagi para peserta untuk menampilkan bonsai terbaik mereka.
Ketua PPBI (Perkumpulan Penggemar Bonsai Indonesia) Cabang Sumenep, Antok Mitraland menyampaikan, pameran ini menjadi salah satu momentum penting bagi pecinta bonsai di Sumenep untuk saling berbagi pengalaman dan memperluas jaringan komunitas.
“Dengan hadiah utama yang menarik serta kategori penilaian yang beragam, acara ini tidak hanya memberikan penghargaan bagi kreativitas, tetapi juga memperkuat posisi bonsai sebagai seni yang bernilai tinggi”. Ungkapnya
Lebih lanjut Antok menambahkan, semangat kolaborasi dari berbagai pihak, termasuk pemerintah, perbankan, dan komunitas lokal, menjadi bukti nyata bahwa seni dapat menjadi jembatan yang mempererat hubungan masyarakat.
“Ajang ini diharapkan mampu mendorong generasi muda untuk melestarikan seni bonsai dan terus mengembangkan potensinya di kancah nasional maupun internasional”, Tegasnya.
Jadi, jangan lewatkan kesempatan untuk menyaksikan karya seni alami yang menakjubkan ini. Datang dan nikmati keindahan bonsai sambil mendukung kreativitas lokal
Acara ini mendapat dukungan penuh dari Bank BPRS Bhakti Sumekar, Pemerintah Desa Bluto, dan komunitas pecinta bonsai di Sumenep. Dukungan tersebut menunjukkan bahwa seni bonsai mendapat apresiasi besar, tidak hanya sebagai hobi, tetapi juga sebagai warisan seni dan budaya.


