MADIUN, terbitan.com – Pangdam V/Brawijaya Rudy Saladin bersama Dandim 0803/Madiun dan Bupati Madiun Hari Wuryanto meninjau langsung lokasi yang diproyeksikan menjadi kawasan pembangunan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) di Kabupaten Madiun, Senin (25/5/2026).

Lahan seluas sekitar 50 hektare yang berada di kawasan Perhutani Desa Kebonagung dan Wonorejo, Kecamatan Mejayan, disiapkan sebagai lokasi pembangunan satuan baru TNI AD tersebut.

Dalam peninjauan itu, Pangdam menyebut pembangunan Yonif TP di Kabupaten Madiun masuk dalam tahap keempat program pembentukan 17 Yonif TP di wilayah Kodam V/Brawijaya. Ia menilai lokasi yang dipilih memiliki nilai strategis karena dekat dengan pusat perkotaan serta memenuhi syarat pengembangan satuan.

“Secara posisi sangat strategis dan aksesnya juga mendukung. Kami berharap keberadaan Yonif TP nantinya bisa memberi manfaat nyata bagi masyarakat sekitar,” kata Rudy Saladin.

Menurut dia, program pembangunan Yonif TP tidak semata difokuskan pada penguatan pertahanan negara, namun juga diarahkan untuk menggerakkan ekonomi kerakyatan di wilayah pedesaan.

Ia mencontohkan, kehadiran satuan baru TNI biasanya memunculkan aktivitas ekonomi baru di sekitar kawasan, mulai dari usaha warung, toko kebutuhan harian hingga jasa pendukung lainnya.

“Dampaknya selama ini cukup signifikan terhadap ekonomi warga. Yang penting penataannya baik sehingga aktivitas masyarakat dan prajurit tetap berjalan selaras,” ujarnya.

Selain aspek ekonomi, keberadaan Yonif TP juga dinilai akan memperkuat dukungan terhadap pembangunan infrastruktur kawasan serta memperkokoh sistem pertahanan wilayah.

Pangdam turut menekankan percepatan pembangunan tahap awal. Ia meminta pihak pengembang menuntaskan sedikitnya empat barak prajurit paling lambat pekan kedua Juli 2026 agar personel dapat segera menempati lokasi.

“Kami targetkan minggu kedua Juli prajurit sudah mulai masuk. Peralatan pembangunan juga segera didatangkan dan pelibatan tenaga kerja lokal harus diutamakan supaya roda ekonomi masyarakat ikut bergerak,” tegasnya.

Sementara itu, Bupati Madiun Hari Wuryanto menyatakan pemerintah daerah siap mendukung penuh pembangunan Yonif TP di wilayahnya.

Menurut Hari, keberadaan batalyon baru tersebut diyakini tidak hanya memperkuat sektor pertahanan dan keamanan, tetapi juga membuka peluang pertumbuhan ekonomi baru bagi masyarakat Kabupaten Madiun.

“Pemkab Madiun siap bersinergi dengan TNI agar proses pembangunan berjalan lancar. Kami optimistis keberadaan Yonif TP nantinya membawa manfaat luas bagi masyarakat,” katanya.