SANANA,Terbitan.com ||Penataan kawasan kumuh masih menjadi pekerjaan rumah bagi kita semua, bahkan program tersebut masuk prioritas dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) di Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) Maluku Utara
Gelontorkan bantuan sudah dikucurkan pemerintah, baik dari pos anggaran pusat provinsi maupun daerah. Namun disayangkan, masih ada pemerintahan desa di 2024 ini terkesan abai dan tidak memprioritaskan estetika kantor.
Seperti halnya di Desa Buya yang berlokasi di Kecamatan Mangoli Selatan nampak terlihat kumuh dan tidak terawat.
Salah satunya sindiran warga yang namanya tak mau disebutkan kepada media ini, Jum’at (11/3/25), Ia mengatakan, bahwa Kepala Desa Buya, Sawal Sapsuha belum ada niat untuk membangun Pagar kantor hingga kini, bahkan nampak kumuh.
“Padahal kantor desa salah satu tempat pelayanan bagi masyarakat yang keberadaannya vital bagi kepentingan warga, sangat membutuhkan perubahan melalui perbaikan Plpagar kantor demi kenyamanan bersama
“Disamping itu menurut keterangan warga sekitar staf desa juga malas berkantor ” ujarnya
Hingga berita ini ditayangkan, Kepala Desa Buya, Sawal Sapsuha belum dapat dihubungi untuk dimintai tanggapannya.


