NGAWI,terbitan.com – Ribuan warga memadati sepanjang Jalan Tugu Simpang Karangasri hingga Jalan Supriyadi untuk menyaksikan kemeriahan Karnaval Desa Karangasri, Kecamatan Ngawi. Acara tahunan yang dinanti-nanti ini mengambil titik start dari Lapangan Desa Winotoharjo dan Berakhir di depan gapura dusun nglarangan.
Kepala Desa Karangasri, Haryono Seputro, mengungkapkan bahwa karnaval tahun ini diikuti oleh 17 peserta yang terdiri dari 3 lembaga pendidikan, 13 perwakilan RW, serta 1 dari unsur Pemerintah Desa Karangasri.
“Meski tanpa dukungan dana dari Pemdes, seluruh kegiatan ini murni digerakkan oleh swadaya masyarakat. Ini membuktikan bahwa semangat gotong royong dan partisipasi warga Karangasri sangat luar biasa,” ujar Haryono. Minggu (10/8/25)

Hariyono menambahkan, kegiatan ini bisa menjadi barometer bagi desa lain.”InsyaaAllah, ini bisa jadi contoh. Daya imajinasi dan inovasi warga benar-benar di luar ekspektasi. Saya sangat kagum dan bangga,” lanjutnya.
Karnaval menampilkan beragam atraksi budaya, mulai dari tarian-tarian tradisional hingga replika berbentuk hewan seperti sapi, kerbau, ikan, dan bahkan tikus yang semuanya merepresentasikan simbol ketahanan pangan. Tak hanya itu, warga juga membawa gunungan berisi hasil panen sebagai bentuk rasa syukur dan semangat kemandirian pangan.
“Output-nya adalah kebersamaan dan kekompakan warga dalam gotong royong, sejalan dengan semangat ketahanan pangan nasional,” imbuh sang kades.
Keramaian karnaval ini juga mendapat dukungan dari aparat TNI dan Polri yang membantu pengamanan dan kelancaran jalannya acara, mengingat sebagian besar jalur utama desa digunakan untuk parade.
Antusiasme warga Karangasri juga menjadi hiburan tersendiri bagi masyarakat dari desa sekitar yang turut datang untuk menyaksikan. Semangat dan partisipasi ini tidak hanya mempererat silaturahmi, tetapi juga memperkuat identitas dan kebanggaan warga terhadap desanya.


