NGAWI – Dalam rangka stabilisasi harga sembako menjelang Natal dan Tahun Baru 2025 (Nataru), Pemerintah Kabupaten Ngawi melalui Dinas Perdagangan, Perindustrian, dan Tenaga Kerja (DPPTK) menggelar pasar murah di Alun-Alun Ngawi. Kegiatan yang diadakan pada hari ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan bahan kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau bagi masyarakat.
Kusumawati Nilam, Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian, dan Tenaga Kerja Ngawi, dalam kesempatan tersebut menjelaskan bahwa sepanjang tahun 2024, pihaknya telah melaksanakan 18 kali operasi pasar yang menyasar berbagai lokasi, baik di pusat kota, kecamatan, maupun desa-desa yang terisolir dan jauh dari pusat perbelanjaan. Pasar murah kali ini melibatkan distributor, Tim Teknis Inovasi dan Kerjasama (TTIC), serta para petani milenial yang turut berperan dalam menjaga kelancaran distribusi sembako.
“Gejolak harga di pasaran masih aman, dan pasar murah ini adalah upaya untuk menjaga stabilitas harga, terutama menjelang Nataru,” ujar Kusumawati.
Bupati Ngawi, Ony Anwar Harsono, turut memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan pasar murah tersebut. Menurutnya, kegiatan pasar murah ini merupakan implementasi dari arahan Menteri Dalam Negeri (Mendagri), yang melibatkan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) untuk menstabilkan harga kebutuhan pokok dan mengatasi inflasi di daerah.
“Antusiasme pengunjung yang tidak begitu banyak menandakan bahwa harga sembako di pasar masih stabil. Jika pengunjung membludak, itu justru menandakan adanya anomali atau ketidakseimbangan harga di pasaran,” kata Ony Anwar Harsono.
Dengan adanya pasar murah ini, diharapkan masyarakat dapat memperoleh sembako dengan harga yang wajar dan terjangkau, serta menjaga kestabilan ekonomi daerah menjelang masa liburan dan perayaan Nataru.


