PAMEKASAN, Terbitan.com – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Kabupaten Pamekasan melakukan penyegaran struktur organisasi melalui pelantikan Pengurus Anak Cabang (PAC) se-Kabupaten Pamekasan periode 2026-2031 di Hotel Azana Style Pamekasan, Sabtu (9/5/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah pengurus DPD PDI Perjuangan Jawa Timur dan tokoh penting lainnya. Di antaranya Fathurrahman selaku Wakil Ketua Bidang Pertanian dan Pangan, Kehutanan dan Lingkungan Hidup serta Kelautan dan Perikanan DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Daniel Rohi selaku Wakil Ketua Bidang Perekonomian DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, serta Didik Prasetiyono selaku Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu Legislatif dan Eksekutif DPD PDI Perjuangan Jawa Timur.

Turut hadir anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Dapil Jawa Timur XI Madura Hj. Ansari, Ketua Bawaslu Kabupaten Pamekasan, Ketua KPU Kabupaten Pamekasan, serta para ketua partai politik di Kabupaten Pamekasan.

Ketua DPC PDI Perjuangan Pamekasan, Taufadi, menegaskan bahwa partainya akan terus bergerak melakukan penguatan organisasi untuk mengejar ketertinggalan dibanding tiga kabupaten lain di Madura.

“Ke depannya PDI Perjuangan akan terus melaju untuk mengejar ketertinggalan dari tiga kabupaten lain di Madura,” ujar Taufadi dalam sambutannya.

Ia juga menyampaikan bahwa dalam waktu dekat partainya akan membentuk struktur Ranting dan Anak Ranting hingga tingkat desa dan RW guna memperkuat basis massa di akar rumput.

“Ayo bersama PDI Perjuangan di Pamekasan supaya sama dengan kabupaten lain di Madura,” tegasnya kepada pengurus PAC yang baru dilantik.

Menurut Taufadi, pelantikan tersebut menjadi momentum penting bagi PDI Perjuangan Pamekasan untuk menampilkan wajah partai yang lebih segar, inklusif, dan siap menghadapi Pemilu mendatang.

Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Ideologi dan Kaderisasi DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Daniel Rohi, menyampaikan bahwa komposisi kepengurusan kali ini sengaja disusun untuk merangkul generasi muda sekaligus memperkuat keterwakilan perempuan.

“Kita menargetkan dalam komposisi kepengurusan itu 20 persen dari kalangan milenial dan 30 persen dari keterwakilan perempuan,” kata Daniel Rohi usai acara pelantikan.

Daniel menilai keterlibatan milenial dan Generasi Z (Gen Z) bukan sekadar formalitas, melainkan kebutuhan politik ke depan mengingat dominasi pemilih muda dalam kontestasi elektoral.

“Partai PDI Perjuangan itu bukan partai orang-orang tua saja, tapi ramah dan adaptif terhadap aspirasi anak muda,” tambahnya.

Dengan hadirnya Gen Z dalam struktur kepengurusan, partai berharap program-program yang dijalankan semakin relevan dan mampu menjawab kebutuhan generasi muda di Kabupaten Pamekasan.

Selain membahas komposisi kepengurusan, Daniel juga memaparkan target perolehan kursi DPRD Pamekasan pada pemilu mendatang. Saat ini PDI Perjuangan memiliki dua kursi di DPRD Pamekasan dan optimistis jumlah tersebut dapat meningkat.

“Target minimal dua kursi. Tapi kalau melihat hitungan elektoral, jika kita bisa mencapai 4 persen hingga 6 persen, kita bisa mendapatkan lebih dari itu. Saya sudah bicara dengan Pak Ketua, harapannya bisa meningkat,” jelas anggota DPRD Provinsi Jawa Timur tersebut.