MUARA TEWEH, terbitan.com — Lagi-lagi sebagai bentuk wujud kepedulian antar sesama dalam kepedulian guna meringankan beban keluarga yang mengalami musibah, kini managemen PT Haring Mulusani Indonesia (HMI) hadir dalam memberikan bantuan sembako untuk acara ritual Tiwah rukun kematian tingkat akhir agama hindu kaharingan bertempat di Tambau, Desa Nihan Hilir, Kecamatan Lahei Barat, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah. Selasa (22/06).
Sumbangan berupa sembako yang diberikan kepada keluarga yang melaksanakan ritual tiwah adalah bentuk kepedulian dari Managemen PT HMI yang mana kegiatan ini adalah semata-mata untuk meringankan beban keluarga yang melaksanakan kegiatan tersebut.
Kehadiran Managemen PT HMI dan rombongan disambut hangat oleh ratusan keluarga yang hadir mengikuti kegiatan acara ritual tiwah di Betang Tambau.
Dalam sambutannya Bung Karto pengurus Betang Tambau mengatakan terimakasih kepada managemen PT HMI yang telah membantu kegiatan ini melalui bantuan sembako yang diantarkan langsung ke tempat acara ritual tiwah.
“Kami mengucapkan terimakasih yang tak terhingga kepada managemen PT HMI yang mana telah membantu meringan beban kami dalam melaksanakan acara ritual ini,” ucapnya singkat.
Hal senada disampaikan oleh Ling Kaci selaku Ketua Panitia dalam pelaksanaan ritual Tiwah mengatakan dengan kepedulian dari PT HMI sangat membantu meringkan beban kami karena dalam kegiatan ini tidak sedikit warga yang hadir untuk mengikuti puncak ritual besok Rabu tanggal 23 Juni 2021.
“Kami keluarga yang melaksanakan ritual sebanyak 24 kepala kelaurga sangat terbantu dengan bantuan berupa ratusan sak beras dan air miniral ini untuk menjamu para undangan yang hadir nantinya,” ungkap Ling sapaan akrabnya dengan nada terharu yang diamini Briansyah salah satu keluarga yang mengikuti acar ritual tiwah.
Acara ini sempat tertunda selama kurang lebih dua tahun karena selain minimnya biaya pelaksanaan dan juga dikarenakan adanya wabah covid-19 yang melarang untuk berkumpul.
“Selama dua tahun kami salah satu bagian dari keluarga belum bisa melaksanakan acara ritual tiwah yang dikarenakan wabah covid-19 sehingga kami menabung dana untuk melaksanakan ritual adat yang harus kami laksanakan ini,” ungkap Briansyah.
Sementara Kepala Desa Nihan Hilir, Andrijem menyampaikan ucapan terimakasih atas kehadiran managen PT HMI yang mana telah membantu sembako untuk kegiatan acara puncak ritual kematian bagi agama Hindu Kaharingan.
“Kami atas nama Pemerintah Desa Nihan Hilir bersama 24 kepala keluarga yang melaksanakan acara tiwah ini mengucapkan terimakasih yang tak terhingga atas bantuan dan kehadiran managemen PT HMI bersama rombongan,” ucap Andrijem dalam sambutannya.
Memang sebenarnya acara tiwah seharusnya dilaksanakan setiap tahun, bagi keluarga yang mengalami musibah kematian, namun karena wabah covid-19 yang melanda negara kita, sehingga baru bulan ini kita laksanakan dan itupun tetap mematuhi protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran virus covid-19.
“Walaupun di Desa Nihan Hilir tidak ada warga yang terkena maupun terpapar covid-19, namun kita tetap mematuhi prokes yang sudah ditetapkan Pemerintah, dalam pelaksanaan ritual acara tiwah ini,” tegas Kades.
Dalam sambutannya Pimpinan PT HMI melalui HRD Diana mengatakan bantuan berupa sembako ini semata-mata murni bentuk kepedulian managemen PT HMI kepada warga khususnya Desa Nihan Hilir yang melaksanakan kegiatan ritual keagamaan.
“Kami merasa terpanggil untuk berbagi walaupun tidak sepenuhnya, namun kami berharap bisa meringankan beban keluarga yang melaksanakan acara tiwah ini,” ucap Diana yang didampinggi staff Managemen PT HMI.
Lanjut, Diana kepedulian PT HMI kepada warga tidak berhenti sampai disini, kami akan terus berupaya membantu warga yang kurang mampu sesuai dengan program perusahaan HMI.
“Kita akan terus berbagi meringkan beban saudara kita yang membutuhkan perhatian dan bantuan kita, walaupun nilainya tidak seberapa namun suatu kebahagian kita bisa berbagi,” pungkas Diana.
Kemudian acara ramah tamah silaturahmi managemen PT HMI bersama 24 kepala keluarga yang melaksanakan acara ritual tiwah diakhiri dengan berdeder dan photo bersama. (Iwan)


