NGAWI, terbitan.com – Pemerintah Desa (Pemdes) Babadan, Kecamatan Pangkur, Kabupaten Ngawi, menyelenggarakan ujian pengisian perangkat desa untuk dua formasi yang kosong, yaitu Sekretaris Desa (Sekdes) dan Kepala Seksi Pelayanan (Kasi Pelayanan). Ujian dilaksanakan di laboratorium komputer SMP Negeri 1 Pangkur dengan sistem Computer Assisted Test (CAT), bekerja sama dengan Universitas Merdeka (Unmer) Madiun. Kamis(5/6/25)

Mursyid Efendi Ketua Panitia Pengisian Perangkat Desa Babadan Pangkur membeberkan, “Hasil ujian menunjukkan Ardy berhasil meraih nilai tertinggi untuk formasi Sekdes dengan skor 81,55, sedangkan formasi Kasi Pelayanan diraih oleh Arif dengan nilai 74,60. Keduanya merupakan warga Dusun Nguluh, Desa Babadan. ”

Lebih lanjut, Mursyid menjelaskan bahwa seleksi diikuti oleh total 19 peserta, terdiri dari 8 peserta untuk formasi Sekdes dan 11 peserta untuk Kasi Pelayanan. Peserta berasal dari Desa Babadan maupun luar desa.

“Tujuan dari pengisian perangkat desa ini adalah agar pelayanan kepada masyarakat bisa berjalan maksimal, sesuai aturan yang berlaku,” ujarnya.

Mursyid juga menambahkan bahwa proses seleksi dilakukan secara terbuka dan transparan. Salah satu peserta dilaporkan mengundurkan diri sehari sebelum pelaksanaan ujian melalui pesan kepada rekannya, setelah mendapat penempatan kerja dari sebuah pabrik.

Meski ujian berlangsung di lingkungan sekolah, kegiatan berjalan lancar tanpa mengganggu aktivitas pendidikan. Seluruh tahapan, mulai dari pendaftaran yang dimulai sejak April hingga pelaksanaan ujian, telah sesuai dengan jadwal dan Peraturan Bupati (Perbup) Kabupaten Ngawi.

“Kita sudah mengikuti seluruh tahapan sesuai schedule dan Perbup yang berlaku,” pungkas Mursyid Efendi.