SUMENEP, Terbitan.com – Bulan suci Ramadan kembali membawa semangat berbagi bagi Pemerintah Desa (Pemdes) Pabian. Seperti tahun-tahun sebelumnya, Pemdes Pabian kembali menggelar kegiatan santunan anak yatim yang telah menjadi tradisi rutin sejak tahun 2020. Kegiatan ini didanai dari penyisihan 2,5% penghasilan perangkat desa dan kepala desa sebagai bentuk kepedulian terhadap anak yatim yang ada di desa tersebut.

Kepala Desa Pabian, Zulfikar Ali Mustakim, SE, menyampaikan bahwa program ini sudah menjadi kesepakatan sejak awal ia dilantik.

“Sejak tahun 2020, kami menyepakati untuk menyisihkan dua setengah persen dari penghasilan kami, yang memang kami khususkan untuk menyantuni anak yatim di desa. Alhamdulillah, tahun ini ada 33 anak yatim yang menerima santunan,” ungkapnya.

Kegiatan yang berlangsung pada 26 Maret 2025 dengan acara santunan anak yatim dan buka bersama keluarga besar Pemdes Pabian. Hadir dalam acara ini para perangkat desa, kader Posyandu, kader PKK, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), serta perwakilan RT dan RW se-Desa Pabian.

Tradisi santunan ini bukan sekadar formalitas, tetapi telah menjadi bagian dari komitmen sosial Pemdes Pabian. Kepala desa menegaskan bahwa kegiatan ini bukan hanya kewajiban sosial, tetapi juga ibadah yang diharapkan bisa memberikan manfaat bagi banyak pihak.

“Kami ingin kegiatan ini tidak hanya memberikan kebahagiaan kepada anak-anak yatim, tetapi juga mempererat kebersamaan di antara perangkat desa dan masyarakat. Berbagi itu tidak membuat kita kekurangan, justru menambah keberkahan,” ujar zulfikar.

Selain santunan anak yatim, Pemdes Pabian juga menggelar buka puasa bersama sebagai ajang silaturahmi antara perangkat desa, kader, dan masyarakat.

“Acara ini memberikan kami kesempatan untuk saling mengenal lebih dekat dan memperkuat kekompakan dalam menjalankan tugas-tugas pemerintahan desa,” kata salah satu perangkat yang hadir.

Momen ini juga menjadi ajang refleksi bagi seluruh peserta, mengingatkan pentingnya kepedulian sosial di tengah kesibukan masing-masing.

Dengan semakin banyaknya anak yatim yang membutuhkan uluran tangan, Pemdes Pabian berharap agar program ini terus berlanjut dan bahkan bisa ditingkatkan di masa mendatang.

“Kami berharap semakin banyak pihak yang ikut terlibat dalam kegiatan ini. Tidak hanya perangkat desa, tetapi juga masyarakat luas yang ingin berbagi rezeki kepada anak-anak yatim,” tutup Kepala Desa.