MADIUN, terbitan.com– Pemerintah Desa (Pemdes) Sidorejo, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, merealisasikan pembangunan infrastruktur berupa rabat jalan di RT 014/RW 004 Dusun Jomblang Betek pada Tahun Anggaran 2025. Pembangunan ini bertujuan meningkatkan kualitas akses jalan sekaligus menunjang mobilitas dan aktivitas ekonomi masyarakat setempat.
Rabat jalan yang dibangun memiliki panjang 390 meter, lebar 3 meter, dan ketebalan 0,12 meter. Kegiatan tersebut didanai melalui Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Kabupaten Madiun dengan total anggaran sebesar Rp290 juta termasuk pajak dan dilaksanakan tanpa swadaya masyarakat.
Kepala Desa Sidorejo Setio Budi melalui Sekretaris Desa Sutikno mengatakan, pembangunan rabat jalan merupakan salah satu program prioritas desa dalam rangka pemenuhan kebutuhan infrastruktur dasar masyarakat.
“Pembangunan rabat jalan ini diharapkan dapat memperlancar akses warga, meningkatkan kenyamanan dalam beraktivitas, serta mendukung pergerakan ekonomi masyarakat,” ujar Sutikno, Selasa (30/12/2025).
Menurutnya, pelaksanaan kegiatan tersebut telah mengacu pada ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, di antaranya Peraturan Bupati Madiun Nomor 38A Tahun 2022 tentang Perubahan atas Peraturan Bupati Madiun Nomor 23 Tahun 2018 mengenai Bantuan Keuangan Khusus kepada Pemerintah Desa, serta Peraturan Bupati Madiun Nomor 6 Tahun 2023 tentang Tata Cara Pengadaan Barang/Jasa di Desa.
Selain itu, pengelolaan anggaran kegiatan juga berpedoman pada Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 20 Tahun 2018 tentang Pengelolaan Keuangan Desa, sehingga seluruh tahapan pelaksanaan dilakukan secara terukur dan dapat dipertanggungjawabkan.
Pelaksanaan pembangunan rabat jalan dikerjakan oleh Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) Desa Sidorejo dengan melibatkan unsur perangkat desa dan masyarakat setempat.
“komitmennya untuk menjalankan pembangunan desa dengan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan keterbukaan informasi publik” Jelasnya
Pemdes Sidorejo berharap, keberadaan rabat jalan tersebut dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat serta mendorong pemerataan pembangunan infrastruktur di wilayah desa.


