MADIUN, terbitan.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun bersama Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Madiun menggelar rapat dan sarasehan di Pendopo Mudagraha pada Senin (17/03/2025) malam. Acara ini bertujuan untuk menyamakan persepsi dalam membangun Kabupaten Madiun sebagai Kampung Pesilat yang lebih maju dan berprestasi.
Dalam sambutannya, Bupati Madiun, H. Hari Wuryanto, S.H., M.Ak., mengucapkan terima kasih kepada seluruh pengurus perguruan pencak silat yang berpartisipasi dalam sarasehan ini. Ia berharap melalui forum ini, para pengurus dapat berbagi peran dalam memaksimalkan potensi para pesilat di Kabupaten Madiun.
“Terima kasih saya ucapkan kepada seluruh ketua umum yang telah meluangkan waktu dan tenaga untuk hadir. Harapan saya, setelah rapat ini kita bisa bersama-sama membangun Kabupaten Madiun sebagai Kampung Pesilat, sekaligus mencetak atlet pencak silat terbaik di tingkat nasional maupun internasional,” ujar Bupati Madiun.
Sarasehan yang diikuti oleh delapan perguruan pencak silat ini menjadi langkah strategis dalam membangun komunikasi yang lebih efektif antarperguruan, guna memperkuat identitas Kabupaten Madiun sebagai Kampung Pesilat.
“Untuk menumbuhkan kembali identitas Kabupaten Madiun sebagai Kampung Pesilat, kita perlu merumuskan langkah bersama. Identitas ini bukan hanya sekadar simbol, tetapi harus menjadi kesadaran bersama. Salah satu formulanya adalah menyusun kurikulum pesilat dan mengenakan seragam pesilat pada hari-hari tertentu sebagai identitas daerah,” tambahnya.
Selain itu, Bupati juga menekankan pentingnya peran serta masyarakat dan perguruan pencak silat dalam menjaga keamanan lingkungan. Menurutnya, citra pesilat Kabupaten Madiun harus diubah agar lebih positif dan kondusif.
“Keamanan adalah tanggung jawab bersama. Kita tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Oleh karena itu, melalui sarasehan ini, kita samakan persepsi untuk menciptakan Kabupaten Madiun yang lebih aman,” tegasnya.
Ketua Umum PSHT Kabupaten Madiun, R. Moerjoko Hadi Wiyono, turut menyampaikan pendapatnya bahwa penyelenggaraan kejuaraan pencak silat menjadi cara paling ideal dalam mencetak atlet-atlet berprestasi.
“Kejuaraan pencak silat adalah ajang mengasah kemampuan calon atlet terbaik Kabupaten Madiun. Dengan kompetisi yang sehat, kita bisa melahirkan pesilat yang siap berlaga di tingkat nasional hingga internasional,” ujarnya.
Melalui sarasehan ini, Pemkab Madiun dan IPSI berharap seluruh perguruan pencak silat dapat bersatu dalam visi yang sama, sehingga Kabupaten Madiun semakin dikenal sebagai Kampung Pesilat yang damai, berprestasi, dan menjadi kebanggaan masyarakat.


