PJU -TD Tidak Menyala Warga Muara Pari Keluhkan,Kadas Cuma Tutup Mata

  • Bagikan

 

MUARA TEWEH,terbitan.com  – Penerangan jalan merupakan fasilitas yang harusnya didapatkan masyarakat Desa untuk menerangi jalan.

Dibangunnya penerangan jalan umum (PJU)Tenaga Suria (TS) merupakan tanggungjawab Pemerintah Desa agar mendukung keamanan dan kenyamanan para pengguna jalan.

Namun lain yang dirasakan warga Desa Muara Pari kecamatan Lahei, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah puluhan lampu penerangan jalan umum (PJU) Tenaga Surya (TS) yang berada di sepanjang jalan Desa Muara Pari, banyak yang tak berfungsi dan mati di keluhkan.

Seorang warga yang tak mau dipublikasikan namanya mengatakan,bahwa semenjak tahun 2019 sampai sekarang PJU-TS di desanya tidak menyala padahal sangat dibutuhkan untuk penerangan jalan karena untuk jaringan listrik belum masuk di desanya seperti desa-desa yang lain di Kabupaten Barut.

Baca juga:  Tak Lagi Meminta Piring Putih Atau Pencabutan Dumas di Polres! Surya Baya, Cuma Meminta PT BEK Secara Sportif dan Gentleman Mengakui Kesalahannya

“Kami sangat memerlukan penerangan tersebut, tapi sayangnya kami hanya menikmati sekitar setahun jalan desa Muara Pari terang setelah itu gelap gulita,” ucapnya kepada media ini di Muara Teweh Sabtu (17/10/2020)

Lanjutnya, untuk PJU-TS tersebut dibangun sejak tahun 2017 melalui anggaran Dana Desa (DD) dengan jumlah 24 unit yang dipasang di sepanjang jalan rumah pemukiman warga desa Muara Pari, namun sampai sekarang yang berfungsi cuma 2 unit, dan untuk 22 unitnya lagi rusak tidak menyala.

Baca juga:  Jual Sabu, Pria dan Wanita ini Berhasil Diamankan Satresnarkoba Polres Barut di Km 32 Jalan Negara Muara Teweh-Banjarmasin

“Sampai sekarang belum ada perawatan apalagi perbaikan untuk 22 unit PJU-TS yang rusak pahadal seandainya kalau ada dana pemeliharaan dan perbaikan dikemanakan? Namun patut diduga pemeliharaanya terabaikan..!,” Bebernya dengan kesal.

Hal senada juga disampaikan rekannya  yang tak mau namanya dipublikasikan, mengatakan Meminta kepada instansi terkait untuk turun kelapangan melihat langsung pembangunan di desanya banyak yang tidak difungsikan padahal Dana Desa ratusan juta digelontorkan tapi sayang pembangunan mumbazir,” Pungkasnya.

  • Bagikan