PAMEKASAN, Terbitan.com – PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Pamekasan menunjukkan komitmennya dalam mendukung sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dengan melakukan pengecekan intensif di kawasan sentra kuliner Food Colony, Selasa (24/06).
Kawasan yang terletak di Jalan Raya Kesehatan, Pamekasan, ini menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat, dihuni lebih dari 200 pelaku UMKM dan pedagang kaki lima (PKL). Mengingat pentingnya peran mereka dalam perekonomian lokal, PLN menjadikan kawasan ini sebagai prioritas.
Pengecekan dilakukan secara menyeluruh oleh tim teknis PLN yang dipimpin langsung oleh Manager ULP Pamekasan, Agus Riyadi. Mereka memeriksa sejumlah titik krusial untuk memastikan keandalan pasokan listrik di area tersebut.
Langkah ini mencakup pengukuran tegangan, pemantauan distribusi daya, serta pemeriksaan terhadap infrastruktur kelistrikan. Tujuannya adalah memastikan tidak terjadi gangguan yang bisa menghambat kegiatan para pelaku usaha.
Agus Riyadi menegaskan bahwa PLN tidak hanya bertugas menyediakan listrik, tetapi juga menjadi mitra strategis dalam pembangunan ekonomi kerakyatan. “Keandalan listrik adalah fondasi utama agar UMKM bisa tumbuh dan bersaing,” ujarnya.
Selain melakukan pemeriksaan teknis, tim PLN juga aktif berdialog dengan para pedagang dan pemilik usaha di Food Colony. Interaksi ini dilakukan untuk menyerap aspirasi serta mendengarkan langsung pengalaman dan kendala yang mereka hadapi.
Respon positif pun datang dari para pelaku usaha. Mereka mengapresiasi kehadiran langsung PLN yang dianggap sebagai bentuk nyata dari kepedulian terhadap nasib UMKM di Pamekasan.
Salah satu pedagang menyebutkan bahwa stabilitas listrik sangat berpengaruh terhadap keberlangsungan usaha mereka, terutama pada malam hari saat aktivitas jual beli mencapai puncaknya.
Menurut PLN, dialog ini penting untuk meningkatkan kualitas layanan kelistrikan serta memperkuat hubungan kemitraan antara perusahaan dan pelanggan.
“Langkah ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang kami untuk menghadirkan layanan yang andal, ramah pelanggan, dan mendukung produktivitas masyarakat,” tambah Agus Riyadi.
PLN juga menyampaikan bahwa program pengecekan keandalan listrik akan terus dilakukan secara berkala, tidak hanya di Food Colony, tetapi juga di sentra-sentra UMKM lainnya di wilayah Pamekasan.
Dengan memastikan listrik tetap menyala tanpa gangguan, PLN berharap pelaku UMKM bisa lebih fokus pada pengembangan usaha mereka, tanpa perlu khawatir terhadap masalah teknis.
Food Colony sendiri dikenal sebagai destinasi kuliner favorit di Pamekasan, yang ramai dikunjungi warga lokal maupun wisatawan. Dengan dukungan kelistrikan yang prima, kawasan ini diyakini akan semakin berkembang.
Dukungan PLN tak hanya bersifat teknis, tetapi juga strategis dalam membangun ekosistem usaha yang inklusif dan tangguh, terutama di tengah tantangan ekonomi pascapandemi.
Langkah PLN ULP Pamekasan ini menjadi contoh konkret bagaimana BUMN dapat berperan langsung dalam memperkuat sektor UMKM, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Dengan sinergi antara penyedia layanan dan masyarakat, pembangunan ekonomi berbasis rakyat dapat terus berkelanjutan.



Tinggalkan Balasan