SUMENEP, Terbitan.com – Polres Sumenep kembali menegaskan komitmennya dalam menjaga transparansi dan integritas dalam proses seleksi penerimaan Taruna/I Akademi Kepolisian (Akpol), Bintara, serta Tamtama Polri Tahun Anggaran 2025. Komitmen ini dibuktikan dengan digelarnya penandatanganan Pakta Integritas serta pengambilan sumpah yang berlangsung di Aula Sanika Satyawada, Mapolres Sumenep, pada Jumat (7/3/2025).
Acara ini dihadiri langsung oleh Kapolres Sumenep, AKBP Henri Noveri Santoso, S.H., S.I.K., M.M., didampingi oleh Wakapolres Kompol Masyhur Ade, S.I.K., M.H., serta pejabat utama lainnya seperti Ps. Kabag SDM AKP Widiarti, S.H. Selain itu, panitia seleksi, para calon siswa (casis), serta orang tua mereka turut hadir dalam momen penting ini.
Kegiatan ini diawali dengan pembacaan Pakta Integritas yang diikuti oleh seluruh peserta seleksi. Pakta ini menjadi simbol komitmen bersama antara Polres Sumenep, panitia seleksi, dan para casis untuk menjalankan proses seleksi yang jujur, adil, dan bebas dari praktik yang bertentangan dengan prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis).
Dalam sambutannya, Kapolres Sumenep, AKBP Henri Noveri Santoso, menekankan pentingnya integritas dalam setiap tahapan seleksi Polri. Ia juga mengingatkan para peserta agar menghadapi proses seleksi dengan kepercayaan diri dan usaha maksimal.
“Kami berkomitmen untuk melaksanakan seleksi ini secara bersih, transparan, dan akuntabel. Tidak ada ruang bagi praktik yang bertentangan dengan nilai-nilai kepolisian. Saya harap para peserta dapat menunjukkan kemampuan terbaiknya dengan usaha dan kerja keras sendiri,” tegas Kapolres.
Tak hanya itu, beliau juga mengimbau kepada orang tua peserta untuk tidak tergoda dengan iming-iming dari oknum yang menjanjikan kelulusan dengan cara yang tidak benar.
“Jika ada pihak yang menjanjikan bisa meluluskan dengan membayar sejumlah uang, jangan percaya! Laporkan kepada kami, karena ini adalah bentuk pelanggaran yang serius,” ujar Kapolres.
Setelah penandatanganan Pakta Integritas, kegiatan dilanjutkan dengan pengambilan sumpah yang dipimpin langsung oleh Kapolres Sumenep. Sumpah ini diikuti oleh seluruh peserta seleksi, panitia, serta perwakilan orang tua. Prosesi ini menjadi wujud komitmen bahwa seluruh pihak yang terlibat akan menjalankan proses seleksi dengan jujur dan bertanggung jawab.
AKP Widiarti, S.H., selaku Ps. Kabag SDM Polres Sumenep, menjelaskan bahwa sumpah ini bukan hanya formalitas, melainkan bagian dari upaya memastikan bahwa setiap tahapan seleksi dilakukan dengan prinsip keadilan.
“Sumpah ini adalah bentuk komitmen moral dan hukum bagi semua pihak yang terlibat. Kami ingin memastikan bahwa tidak ada intervensi atau kecurangan dalam seleksi ini,” ungkapnya.
Polres Sumenep menegaskan bahwa seluruh tahapan seleksi akan berjalan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan oleh Polri. Prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis) akan menjadi pedoman utama dalam setiap proses seleksi, mulai dari tahap administrasi, tes kesehatan, tes psikologi, hingga uji akademik dan jasmani.
Kapolres menegaskan bahwa panitia seleksi akan bekerja secara profesional dan tidak akan mentoleransi segala bentuk kecurangan.
“Kami ingin memastikan bahwa mereka yang lolos seleksi adalah benar-benar individu yang memiliki kualitas terbaik untuk menjadi anggota Polri,” pungkasnya.


